KebonCinta.com-- Peserta Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan atau AKGTK 2026 perlu memastikan perangkat komputer yang digunakan untuk asesmen benar-benar siap sebelum jadwal ujian dimulai. Salah satu hal yang harus diperiksa adalah aplikasi Safe Exam Browser atau SEB.
SEB menjadi bagian dari sistem yang digunakan dalam pelaksanaan asesmen. Namun, dalam kondisi tertentu aplikasi tersebut bisa mengalami kendala ketika dijalankan pada PC. Masalah dapat muncul karena konfigurasi komputer, sistem keamanan, pengaturan layar, maupun aplikasi lain yang masih aktif.
Kondisi perangkat dengan dua atau lebih monitor juga perlu mendapat perhatian khusus. Pengaturan multi-display yang tidak sesuai dengan konfigurasi SEB dapat menyebabkan aplikasi gagal dibuka.
Karena itu, peserta sebaiknya tidak menunggu hingga hari asesmen untuk melakukan pengecekan. Pengaturan SEB perlu diuji lebih awal agar masih tersedia waktu untuk memperbaiki kendala yang ditemukan.
Baca Juga: AKGTK Madrasah 2026 Dimulai 5 Oktober, Cek Jadwal dan Persiapan yang Wajib Dilakukan
Langkah pertama yang dapat dilakukan adalah memeriksa file dan pengaturan konfigurasi SEB pada komputer. Aplikasi tersebut memiliki sejumlah pembatasan untuk menjaga lingkungan ujian tetap sesuai ketentuan, termasuk terkait penggunaan monitor tambahan.
Untuk melakukan pemeriksaan, pengguna PC dapat membuka menu SEB Configuration. Setelah masuk ke halaman tersebut, pilih bagian Config File dan lanjutkan ke menu Open Settings.
Selanjutnya, buka file konfigurasi resmi yang digunakan untuk asesmen. Dalam panduan yang menjadi dasar informasi ini, file tersebut tercantum dengan nama Prod AKG SEB.
Apabila sistem meminta password, peserta perlu memasukkan kata sandi sesuai petunjuk resmi yang diberikan untuk konfigurasi tersebut. Dalam panduan yang dirujuk pada informasi ini, password yang digunakan adalah “akg” dengan huruf kecil.
Peserta sebaiknya memastikan file konfigurasi yang digunakan benar-benar berasal dari panduan resmi pelaksanaan AKGTK agar tidak keliru dalam melakukan pengaturan.
Setelah file konfigurasi berhasil dibuka, bagian Security perlu diperiksa. Menu ini berkaitan dengan sejumlah pengaturan keamanan yang menentukan bagaimana SEB berjalan pada perangkat.
Salah satu pengaturan yang perlu diperhatikan adalah opsi Virtual Machine. Apabila komputer terdeteksi berada dalam lingkungan mesin virtual, peserta perlu menyesuaikan pilihan Allow to run inside virtual machine sesuai petunjuk konfigurasi yang berlaku.
Pengaturan tersebut tidak perlu diubah apabila kondisi perangkat tidak memerlukannya. Peserta sebaiknya mengikuti konfigurasi yang telah ditetapkan untuk AKGTK dan tidak melakukan perubahan secara acak.
Hal ini penting karena perubahan konfigurasi yang tidak sesuai justru dapat menimbulkan masalah baru ketika SEB dijalankan.
Baca Juga: AKGTK 2026 Dibagi 3 Sesi, Ini Alur Ujian dari Login hingga Selesai yang Wajib Dipahami Peserta
Selain Security, pengaturan pemeriksaan sistem juga perlu diperhatikan. Peserta dapat mengecek bagian system check dan memastikan pilihannya sudah sesuai dengan konfigurasi resmi yang digunakan untuk asesmen.
Ada pula opsi Ignore errors yang dapat disesuaikan berdasarkan panduan. Pengaturan ini berkaitan dengan cara SEB menangani kondisi tertentu ketika melakukan pemeriksaan sistem atau memuat konfigurasi.
Meski demikian, peserta perlu berhati-hati dalam melakukan perubahan. Tidak semua error harus diabaikan begitu saja. Pengaturan SEB sebaiknya mengikuti petunjuk resmi agar komputer tetap memenuhi ketentuan sistem asesmen.
Jika peserta menemukan kendala yang tidak dapat diselesaikan melalui konfigurasi yang tersedia, sebaiknya mengikuti mekanisme bantuan teknis yang ditentukan oleh penyelenggara.
Peserta yang menggunakan PC dengan lebih dari satu monitor perlu memberikan perhatian lebih pada pengaturan display.
SEB memiliki konfigurasi mengenai jumlah monitor yang dapat digunakan. Apabila komputer terhubung dengan monitor tambahan sementara pengaturan aplikasi hanya mengizinkan jumlah layar tertentu, SEB dapat mengalami masalah saat dijalankan.
Oleh sebab itu, periksa terlebih dahulu seluruh monitor yang tersambung ke komputer. Pastikan jumlah layar yang digunakan sesuai dengan pengaturan maksimum monitor pada konfigurasi SEB.
Pengecekan ini penting terutama bagi peserta yang menggunakan perangkat multi-display. Jangan sampai komputer sebenarnya berfungsi normal, tetapi aplikasi ujian tidak dapat berjalan hanya karena jumlah monitor tidak sesuai dengan konfigurasi.
Baca Juga: Jangan Sampai Salah Langkah!
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir