Parenting
Rahman Abdullah

Sering Bacakan Buku untuk Bayi dalam Kandungan? Ini Manfaatnya bagi Perkembangan Janin

Sering Bacakan Buku untuk Bayi dalam Kandungan? Ini Manfaatnya bagi Perkembangan Janin

08 November 2026 | 12:57

Tidak perlu menggunakan perangkat pengeras suara atau menempelkan alat pemutar musik langsung ke perut.

Baca Juga: Cara Beternak Ayam Petelur untuk Pemula, dari Persiapan Kandang hingga Menghasilkan Telur 

Jenis Buku yang Cocok untuk Dibacakan

Buku yang dipilih tidak harus memiliki tema khusus tentang kehamilan. Calon orang tua bisa menggunakan cerita pendek, dongeng, puisi sederhana, atau buku anak dengan kalimat yang mudah dibaca.

Bacaan yang disukai ibu juga bisa menjadi pilihan karena kegiatan ini sebaiknya terasa menyenangkan. Jika dilakukan bersama pasangan, membaca secara bergantian dapat menjadi cara untuk melibatkan anggota keluarga sejak masa kehamilan.

Setelah bayi lahir, kebiasaan tersebut dapat diteruskan melalui kegiatan membaca bersama. Pada tahap ini, bayi mulai memperoleh pengalaman bahasa melalui suara, ekspresi wajah, gambar, dan interaksi langsung dengan orang tua.

Dengan demikian, manfaat jangka panjang membaca tidak hanya bergantung pada suara yang didengar selama dalam kandungan, tetapi juga pada kesinambungan stimulasi dan interaksi setelah kelahiran.

Kebiasaan Sederhana untuk Mendukung Perkembangan Anak

Membacakan buku kepada bayi dalam kandungan merupakan salah satu cara sederhana untuk mengisi masa kehamilan dengan kegiatan positif. Aktivitas ini memberi kesempatan kepada janin untuk terpapar suara sekaligus membantu calon orang tua membangun rutinitas yang dapat diteruskan setelah persalinan.

Meski demikian, stimulasi melalui suara bukan satu-satunya penentu perkembangan anak. Menjaga kesehatan selama kehamilan, memenuhi kebutuhan gizi, melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin, dan menciptakan lingkungan yang mendukung tetap menjadi bagian penting dari persiapan menyambut bayi.

Orang tua tidak perlu mengejar target membaca dalam jumlah tertentu. Mulailah dari kebiasaan kecil yang dapat dilakukan dengan nyaman dan konsisten. Sebab, persiapan mendukung tumbuh kembang anak bukan hanya tentang seberapa banyak stimulasi diberikan, tetapi juga tentang bagaimana orang tua membangun lingkungan yang hangat, aman, dan penuh perhatian sejak awal kehidupan.***

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
2 / 2
HALAMAN SEBELUMNYA Sebelumnya
Tags:
Stimulasi janin Perkembangan janin Membaca buku saat hamil

Komentar Pengguna