Namun, hubungan tersebut tidak berarti bahwa sekali makan sebelum tidur langsung menyebabkan diabetes tipe 2. Risiko penyakit metabolik dipengaruhi banyak faktor, seperti pola makan secara keseluruhan, aktivitas fisik, kualitas tidur, berat badan, faktor genetik, dan kondisi kesehatan lainnya.
Untuk menjaga kesehatan dalam jangka panjang, perhatikan keseimbangan asupan makanan, batasi minuman manis, rutin bergerak, serta usahakan memiliki jadwal tidur yang teratur.
Tidak ada satu jam makan malam yang cocok untuk semua orang karena jadwal aktivitas dan waktu tidur setiap orang berbeda. Sebagai panduan praktis, memberi jeda sekitar dua hingga tiga jam sebelum berbaring dapat membantu mengurangi keluhan pencernaan, terutama pada orang yang rentan mengalami refluks.
Jika harus makan mendekati waktu tidur karena jadwal kerja atau aktivitas tertentu, pilih porsi yang tidak terlalu besar dan makanan yang mudah ditoleransi tubuh. Orang yang memiliki diabetes atau kondisi medis tertentu sebaiknya mengikuti anjuran pola makan dari tenaga kesehatan.
Hal yang tidak kalah penting adalah tidak memaksakan diri menahan lapar jika memang membutuhkan makanan. Pilih camilan secukupnya dan perhatikan respons tubuh setelah mengonsumsinya.
Ada beberapa kebiasaan sederhana yang dapat diterapkan agar waktu makan tidak mengganggu istirahat.
Pertama, usahakan makan malam secara teratur agar tidak terlalu lapar ketika mendekati waktu tidur. Kedua, perhatikan ukuran porsi dan hindari kebiasaan makan sambil terus menonton atau bermain gawai tanpa menyadari jumlah makanan yang dikonsumsi.
Ketiga, pilih menu seimbang yang mengandung sumber protein, sayuran, dan karbohidrat sesuai kebutuhan. Keempat, batasi makanan yang diketahui memicu refluks atau membuat tidur tidak nyaman.
Baca Juga: Waspada Penipuan Pinjol Ilegal, Data Pribadi Bisa Disalahgunakan untuk Membuat Utang Fiktif
Jika rasa lapar pada malam hari muncul berulang kali, evaluasi pola makan sepanjang hari. Bisa jadi tubuh belum memperoleh asupan yang cukup atau jadwal makan perlu disesuaikan.
Pada akhirnya, menjaga kesehatan bukan berarti melarang semua makanan setelah malam tiba. Kuncinya adalah memahami kebutuhan tubuh, mengatur porsi, dan memberikan jeda yang cukup antara makan dan tidur. Dengan kebiasaan yang lebih teratur, kualitas istirahat dan kesehatan secara keseluruhan dapat lebih terjaga.***
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir