Kesehatan
Rahman Abdullah

Sering Merasa Lelah Meski Tidak Banyak Beraktivitas? Kenali Tanda Kekurangan Vitamin D dan Cara Mengatasinya

Sering Merasa Lelah Meski Tidak Banyak Beraktivitas? Kenali Tanda Kekurangan Vitamin D dan Cara Mengatasinya

02 November 2026 | 14:28

KebonCinta.com-- Rasa lelah setelah bekerja atau menjalani aktivitas padat merupakan hal yang wajar. Namun, bagaimana jika tubuh terus terasa lesu meskipun sudah beristirahat cukup? Kondisi ini sebaiknya tidak selalu dianggap sebagai akibat kelelahan biasa.

Salah satu faktor yang mungkin berkaitan dengan menurunnya energi tubuh adalah kekurangan vitamin D. Nutrisi ini dikenal berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang, fungsi otot, serta mendukung sistem kekebalan tubuh.

Vitamin D sering dijuluki sebagai vitamin sinar matahari karena tubuh dapat memproduksinya ketika kulit terkena paparan sinar matahari. Meski demikian, kebutuhan vitamin D tidak selalu terpenuhi hanya dengan beraktivitas di luar ruangan.

Kekurangan vitamin D dapat terjadi tanpa disadari karena gejalanya terkadang tidak spesifik. Oleh sebab itu, penting untuk mengenali tanda-tandanya sekaligus memahami cara menjaga kecukupan nutrisi tersebut.

Baca Juga: Sering Sulit Fokus dan Mudah Lupa? 3 Makanan Ini Bisa Mendukung Kesehatan Otak, Yuk Disimak 

1. Tubuh Mudah Lelah Bisa Menjadi Salah Satu Tandanya

Merasa tidak bertenaga meskipun aktivitas harian tidak terlalu berat dapat menjadi salah satu keluhan yang dialami orang dengan kadar vitamin D rendah.

Vitamin D membantu tubuh menjalankan sejumlah fungsi penting, termasuk mendukung kerja otot. Ketika kadarnya tidak mencukupi, sebagian orang dapat mengalami rasa lemah, nyeri otot, atau penurunan kebugaran.

Meski begitu, kelelahan berkepanjangan tidak selalu disebabkan oleh kekurangan vitamin D. Kurang tidur, stres, anemia, gangguan tiroid, hingga masalah kesehatan lainnya juga dapat menimbulkan keluhan serupa.

Jika rasa lelah terus berlangsung dan mengganggu kegiatan sehari-hari, sebaiknya lakukan pemeriksaan agar penyebabnya dapat diketahui dengan tepat.

2. Kenali Gejala Lain yang Berkaitan dengan Kekurangan Vitamin D

Selain tubuh terasa lemas, kadar vitamin D yang rendah dapat berkaitan dengan sejumlah gangguan kesehatan.

Beberapa kondisi yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Kelemahan otot: tubuh terasa kurang kuat ketika melakukan aktivitas tertentu.
  • Nyeri tulang: kekurangan vitamin D yang cukup berat dapat mengganggu kesehatan tulang.
  • Mudah merasa tidak nyaman: sebagian orang mengalami keluhan fisik yang tidak kunjung membaik.
  • Perubahan suasana hati: kadar vitamin D yang rendah ditemukan berkaitan dengan beberapa kondisi gangguan suasana hati, meskipun hubungan sebab-akibatnya belum sepenuhnya jelas.

Kerontokan rambut dan sering mengalami sakit juga kerap disebut sebagai keluhan yang mungkin berkaitan dengan kekurangan vitamin D. Namun, keduanya bukan tanda khusus yang dapat digunakan untuk memastikan seseorang mengalami defisiensi vitamin D.

Pemeriksaan medis tetap diperlukan untuk mengetahui kondisi tubuh secara lebih akurat.

3. Mengapa Vitamin D Penting bagi Tubuh?

Vitamin D bukan sekadar nutrisi tambahan. Zat ini membantu tubuh menyerap kalsium dan fosfor, dua mineral yang dibutuhkan untuk menjaga kekuatan tulang dan gigi.

Jika kebutuhan vitamin D tidak terpenuhi dalam jangka panjang, penyerapan kalsium dapat terganggu. Pada orang dewasa, kekurangan berat dapat meningkatkan risiko tulang menjadi lunak atau mengalami osteomalasia.

Vitamin D juga terlibat dalam fungsi otot dan sistem kekebalan tubuh. Karena itu, menjaga kecukupannya menjadi bagian penting dari upaya mempertahankan kesehatan secara menyeluruh.

Namun, bukan berarti semakin banyak vitamin D yang dikonsumsi akan membuat tubuh semakin sehat. Kebutuhan nutrisi harus tetap disesuaikan dengan kondisi masing-masing orang.

Baca Juga: Anak Susah Diminta Tolong? Ini 8 Cara Melatihnya agar Lebih Peduli dan Mau Membantu 

4. Dapatkan Vitamin D dari Paparan Sinar Matahari

Salah satu cara tubuh memperoleh vitamin D adalah melalui proses pembentukan di kulit ketika terkena sinar ultraviolet B (UVB) dari matahari.

Karena itu, aktivitas di luar ruangan dapat membantu mendukung produksi vitamin D secara alami.

Anda bisa membiasakan diri melakukan kegiatan seperti berjalan santai atau berkebun di luar rumah. Namun, tidak ada durasi paparan matahari yang berlaku sama untuk semua orang.

Kemampuan kulit menghasilkan vitamin D dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti warna kulit, usia, lokasi tempat tinggal, cuaca, waktu paparan, dan penggunaan pelindung matahari.

Tetap perhatikan perlindungan kulit.

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
1 / 2
LANJUTKAN MEMBACA Selanjutnya
Tags:
Vitamin D Kekurangan vitamin Tubuh lemas

Komentar Pengguna