Keboncinta.com — WhatsApp terus mengembangkan berbagai fitur untuk meningkatkan kenyamanan komunikasi penggunanya. Kali ini, platform pesan instan milik Meta tersebut menghadirkan empat pembaruan yang secara khusus ditujukan untuk mempermudah aktivitas percakapan dalam grup.
Pembaruan ini memungkinkan pengguna mengelola obrolan dengan lebih praktis, menemukan pesan penting, hingga membagikan pembaruan status kepada anggota grup tertentu.
Mengutip laporan 9to5Mac, Sabtu (31/10/2026), terdapat empat fitur utama yang mulai diluncurkan WhatsApp untuk meningkatkan pengalaman komunikasi grup.
Berikut penjelasan masing-masing fitur terbaru WhatsApp tersebut.
Fitur pertama adalah filter Mentions and Replies atau sebutan dan balasan. Melalui pembaruan ini, WhatsApp menambahkan pilihan penyaringan pada daftar percakapan.
Pengguna dapat memanfaatkannya untuk menemukan grup yang memiliki pesan belum dibaca, terutama pesan yang secara langsung menyebut nama pengguna atau memberikan balasan terhadap pesan sebelumnya.
Fitur ini juga mencakup pesan dengan format @all yang ditujukan kepada seluruh anggota grup.
Kehadiran filter tersebut tentu membantu pengguna yang tergabung dalam banyak grup. Mereka tidak perlu lagi membuka percakapan satu per satu hanya untuk memastikan apakah ada pesan penting yang belum dibaca.
Baca Juga: Cara Mengecilkan Ukuran Video Pembelajaran agar Mudah Dikirim melalui WhatsApp
WhatsApp juga memberikan perubahan pada fitur sematkan pesan atau pin message.
Sebelumnya, pengguna memiliki pilihan durasi penyematan pesan, seperti 24 jam, tujuh hari, atau 30 hari. Melalui pembaruan terbaru, WhatsApp memungkinkan pesan disematkan tanpa batas waktu.
Fitur ini berguna untuk menjaga informasi penting agar tetap mudah ditemukan oleh seluruh anggota grup.
Misalnya, pengurus komunitas dapat menyematkan jadwal kegiatan, alamat pertemuan, aturan grup, atau informasi pembayaran tanpa khawatir pesan tersebut terlepas secara otomatis karena batas waktu penyematan.
Dengan demikian, anggota baru maupun pengguna lama dapat lebih mudah mengakses informasi yang dianggap penting.
Pembaruan berikutnya berkaitan dengan anggota baru yang bergabung ke dalam grup WhatsApp.
Kini, anggota grup dapat membagikan riwayat percakapan sebelumnya kepada pengguna yang baru bergabung. Caranya dengan mengetuk nama anggota tersebut melalui ruang obrolan.
Sebelumnya, pilihan untuk membagikan riwayat pesan umumnya hanya muncul ketika seseorang pertama kali ditambahkan ke dalam grup.
Dengan perubahan ini, proses berbagi informasi menjadi lebih fleksibel. Anggota baru tidak harus selalu meminta penjelasan ulang mengenai pembahasan yang sudah berlangsung sebelum mereka bergabung.
Fitur tersebut juga bermanfaat untuk grup pekerjaan, organisasi, keluarga, maupun komunitas yang memiliki aktivitas komunikasi cukup intensif.
WhatsApp turut memperkenalkan fitur berbagi status yang ditujukan khusus kepada anggota grup tertentu.
Melalui fitur ini, pengguna dapat membuat pembaruan status yang hanya bisa dilihat oleh orang-orang dalam grup terkait. Anggota lainnya juga dapat memberikan respons atau membagikan status mereka sendiri.
Sama seperti fitur Status WhatsApp pada umumnya, pembaruan tersebut akan menghilang secara otomatis setelah 24 jam.
Fitur ini memberikan pengalaman komunikasi yang lebih terarah karena informasi atau aktivitas tertentu dapat dibagikan kepada komunitas tanpa harus ditampilkan kepada seluruh kontak.
Keempat fitur grup tersebut akan diluncurkan secara bertahap. Artinya, tidak semua pengguna langsung mendapatkan pembaruan dalam waktu bersamaan.
Selain menghadirkan pembaruan grup, WhatsApp juga tengah mengembangkan fitur pesan terjadwal atau scheduled messages untuk pengguna iPhone.
Mengutip GSMArena, Minggu (25/10/2026), fitur tersebut mulai diuji kepada sebagian pengguna WhatsApp beta iOS versi 26.42.10.19 melalui platform TestFlight.
Sebelumnya, pengujian serupa telah dilakukan pada perangkat Android sejak awal Oktober 2026. Pengembangan fitur ini bahkan diketahui sudah berlangsung sejak Februari 2026.
Fitur pesan terjadwal memungkinkan pengguna menentukan waktu pengiriman pesan secara otomatis. Dengan begitu, pengguna tidak perlu membuka WhatsApp kembali ketika waktu pengiriman tiba.
Untuk menjadwalkan pesan, pengguna cukup membuka ruang percakapan dengan kontak atau grup yang dituju.
Selanjutnya, ketik pesan seperti biasa, kemudian tekan dan tahan tombol kirim. WhatsApp akan menampilkan pilihan tanggal dan waktu pengiriman yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
Pengguna bisa menentukan jadwal pengiriman mulai dari 10 menit setelah waktu saat ini hingga maksimal dua minggu ke depan.
Fitur ini mendukung beberapa jenis konten, termasuk:
Untuk konten foto dan video, setiap pesan terjadwal hanya dapat memuat satu foto atau satu video.
Menariknya, pesan tetap bisa dikirim sesuai jadwal meskipun perangkat pengirim sedang tidak terhubung ke internet.
Baca Juga: Wali Nikah Tak Bisa Hadir? Ini Hukum Mewakilkan Akad Lewat WhatsApp dan Video Call
WhatsApp juga menyediakan pengelolaan khusus untuk pesan yang sudah dijadwalkan.
Pengguna dapat melihat daftar pesan terjadwal melalui bagian informasi percakapan. Apabila berubah pikiran, pesan tersebut bisa dihapus kapan saja sebelum waktu pengiriman tiba.
Penghapusan ini tidak akan mengirimkan notifikasi kepada penerima.
Untuk percakapan grup, pesan terjadwal hanya akan diterima oleh anggota yang sudah bergabung ketika jadwal dibuat. Anggota yang baru masuk setelah jadwal ditentukan tidak akan menerima pesan tersebut.
WhatsApp juga memastikan bahwa pesan terjadwal tetap mendapatkan perlindungan enkripsi end-to-end sebagaimana pesan biasa.
Meskipun empat fitur pengelolaan grup mulai diluncurkan dan pesan terjadwal telah memasuki tahap pengujian di iPhone, WhatsApp belum memberikan kepastian mengenai tanggal ketersediaan secara global.
Pengguna Android dan iOS kemungkinan perlu menunggu hingga proses pengembangan dan pengujian selesai.
Kehadiran berbagai pembaruan ini menunjukkan bahwa WhatsApp tidak hanya berfokus pada komunikasi pribadi, tetapi juga berupaya meningkatkan pengalaman pengguna dalam mengelola komunitas dan percakapan grup.
Jika seluruh fitur tersebut tersedia secara luas, pengguna akan mendapatkan lebih banyak kemudahan dalam mengatur komunikasi sehari-hari.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir