Keboncinta.com-- Penutupan pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 menjadi perhatian karena masih terdapat ratusan ribu murid yang tercatat dengan status pendaftaran belum lengkap.
Berdasarkan data per Senin, 28 September 2026 pukul 10.30 WIB, sebanyak 351.357 murid masih berada dalam kategori pendaftar belum lengkap.
Sementara itu, jumlah murid yang telah menyelesaikan proses pendaftaran tercatat mencapai 3.863.957 peserta.
Data tersebut menjadi perhatian bagi satuan pendidikan karena status belum lengkap tidak serta-merta menunjukkan bahwa seluruh murid yang masuk kategori tersebut dipastikan tidak mengikuti TKA 2026.
Baca Juga: PJJ Pendidikan Menengah Makin Fleksibel, Anak dengan Hambatan Belajar Tetap Punya Jalan Raih Ijazah
Status pendaftar belum lengkap perlu dipahami secara tepat. Kategori tersebut bukan berarti murid sama sekali belum melakukan proses pendaftaran TKA.
Menurut penjelasan Kapusmendik Kemendikdasmen Rahmawati, pendaftar dinyatakan lengkap apabila telah menentukan dua mata pelajaran pilihan secara lengkap.
Dengan demikian, murid yang sudah masuk dalam proses pendaftaran tetapi belum menetapkan dua mata pelajaran pilihan secara lengkap masih tercatat sebagai pendaftar belum lengkap.
Artinya, status tersebut lebih berkaitan dengan tahapan administrasi yang belum sepenuhnya diselesaikan.
Pemahaman ini penting agar angka 351.357 murid tidak langsung dianggap sebagai jumlah peserta yang pasti tidak mengikuti TKA 2026.
Kepala BKPDM Kemendikdasmen Toni Toharudin menegaskan bahwa jumlah pendaftar yang belum lengkap tidak dapat secara langsung disamakan dengan jumlah murid yang dinyatakan tidak mengikuti TKA.
Status tersebut menunjukkan bahwa terdapat bagian dari proses administrasi yang belum selesai.
Kemendikdasmen masih melakukan pencermatan terhadap rincian data pendaftaran yang tersedia. Karena itu, status pendaftar belum lengkap perlu dilihat sesuai konteks administrasi dan ketentuan yang berlaku.
Dengan kata lain, angka tersebut belum dapat digunakan sebagai kesimpulan bahwa seluruh murid dalam kategori tersebut otomatis gugur dari pelaksanaan TKA.
Baca Juga: Putus Sekolah atau Lulus SMP tapi Tak Lanjut SMA? PJJ 2026 Bisa Jadi Jalan Kembali Belajar
Setelah masa pendaftaran berakhir, satuan pendidikan perlu memberikan perhatian terhadap data masing-masing calon peserta.
Sekolah diimbau melakukan pengecekan melalui kanal resmi TKA untuk mengetahui status setiap murid yang telah didaftarkan.
Apabila ditemukan informasi yang masih membutuhkan penyesuaian atau tindak lanjut, sekolah perlu mencermatinya berdasarkan ketentuan dan jadwal resmi yang tersedia.
Pengecekan tersebut penting agar sekolah memiliki gambaran yang jelas mengenai status masing-masing calon peserta dan dapat menindaklanjuti informasi yang memang masih memerlukan perhatian.
Status pendaftaran yang belum lengkap juga perlu dibedakan dari keputusan mengenai keikutsertaan peserta dalam TKA.
Kemendikdasmen belum menyatakan bahwa seluruh murid dengan status pendaftar belum lengkap secara otomatis mendapatkan kesempatan untuk melengkapi data. Namun, pada saat yang sama, belum ada pernyataan bahwa seluruh murid dalam kategori tersebut otomatis dinyatakan gugur.
Karena itu, sekolah dan peserta didik sebaiknya tidak mengambil kesimpulan sendiri hanya berdasarkan status tersebut.
Informasi mengenai tindak lanjut pendaftaran perlu merujuk pada keterangan dan kanal resmi Kemendikdasmen.
Baca Juga: Ingin Ikut PJJ? Ini 7 Langkah Pendaftarannya, Bisa Lewat Sekolah Mitra atau Online
Bagi 3.863.957 murid yang telah tercatat sebagai pendaftar lengkap, perhatian selanjutnya dapat dialihkan pada persiapan menghadapi pelaksanaan TKA 2026.
Murid dapat mulai menyusun pola belajar secara teratur sesuai mata pelajaran yang akan diujikan. Persiapan juga dapat dilakukan dengan memanfaatkan berbagai bahan pembelajaran dan simulasi resmi.
Simulasi dapat membantu peserta mengenali bentuk soal sekaligus membiasakan diri menghadapi kondisi ujian.
Sementara itu, sekolah dapat terus mendampingi peserta didik dalam mempersiapkan kebutuhan teknis maupun akademik menjelang pelaksanaan TKA.
Berakhirnya masa pendaftaran TKA 2026 membuat perhatian sekolah dan peserta didik mulai bergeser dari urusan administrasi menuju persiapan ujian.
Namun, bagi sekolah yang masih menemukan murid dengan status pendaftar belum lengkap, pengecekan data tetap menjadi hal penting. Status tersebut tidak boleh langsung diterjemahkan sebagai tanda bahwa murid pasti tidak mengikuti TKA.
Data per 28 September 2026 pukul 10.30 WIB menunjukkan terdapat 351.357 murid berstatus pendaftar belum lengkap, sedangkan 3.863.957 murid telah tercatat sebagai pendaftar lengkap.
Baca Juga: Tak Harus Tiap Hari ke Sekolah, Begini 5 Skema Belajar PJJ untuk Siswa Pendidikan Menengah
Sekolah perlu mengikuti perkembangan informasi melalui kanal resmi untuk mengetahui tindak lanjut terhadap status pendaftaran tersebut.
Bagi peserta yang telah berstatus lengkap, persiapan berikutnya adalah meningkatkan kesiapan akademik. Belajar secara konsisten dan memanfaatkan simulasi resmi dapat menjadi bagian dari persiapan menuju pelaksanaan TKA 2026.***
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir