KebonCinta.com-- Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 untuk siswa kelas 12 SMA, SMK, dan sederajat semakin dekat. Sebelum menghadapi tes utama, peserta terlebih dahulu akan mengikuti gladi bersih yang dilaksanakan di sekolah sesuai gelombang masing-masing.
Pelaksanaan TKA SMA/SMK dijadwalkan mulai 26 Oktober 2026. Karena itu, siswa yang sudah terdaftar tidak hanya perlu mempersiapkan materi ujian, tetapi juga memahami tata tertib agar tidak melakukan pelanggaran yang sebenarnya bisa terjadi tanpa disengaja.
Sejumlah pelanggaran bahkan bukan berupa tindakan menyontek. Kesalahan memilih tempat duduk, lupa mengisi daftar hadir, atau tidak melaporkan gangguan teknis juga perlu menjadi perhatian.
Baca Juga: TKA 2026 Diawasi Ketat, Ini Pelanggaran yang Bisa Bikin Peserta Dapat Nilai Nol
Pada kategori ringan, salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah penempatan tempat duduk. Peserta harus memastikan dirinya berada di kursi sesuai sesi dan pengaturan yang telah ditetapkan.
Selain itu, daftar hadir tidak boleh terlewat. Siswa perlu memastikan proses administrasi tersebut sudah dilakukan sebelum mengikuti tes.
Meski terlihat sederhana, dua hal ini penting karena berkaitan dengan ketertiban dan pencatatan peserta selama pelaksanaan TKA.
Pelanggaran kategori sedang mencakup sejumlah kesalahan yang mungkin terjadi ketika peserta mulai memasuki ruang atau menjalankan aplikasi TKA.
Siswa yang datang setelah tanda masuk dibunyikan perlu berhati-hati. Peserta juga harus mengikuti arahan terkait penyimpanan HP, tas, buku, kalkulator, atau barang lain di tempat yang sudah ditentukan.
Ketelitian saat mengisi data juga tidak kalah penting. Kesalahan atau kekeliruan memasukkan nama dan tanggal lahir pada aplikasi dapat menjadi persoalan selama pelaksanaan tes.
Selama ujian berlangsung, peserta tidak diperbolehkan keluar dari ruangan tanpa izin pengawas. Begitu pula ketika mengalami kendala teknis. Siswa sebaiknya segera melapor kepada pengawas, bukan membiarkan masalah tersebut tanpa pemberitahuan.
Baca Juga: Kisi-Kisi TKA Bahasa Inggris SMA 2026: Jangan Cuma Hafal Vocabulary, 3 Kemampuan Ini Wajib Dikuasai!
Peserta perlu memberikan perhatian lebih terhadap kategori pelanggaran berat karena berkaitan langsung dengan kejujuran dan keamanan pelaksanaan TKA.
Siswa wajib membawa kartu peserta dan menggunakan data login miliknya sendiri. Menggunakan identitas atau login milik orang lain merupakan tindakan yang tidak diperbolehkan.
Menyontek, menggunakan joki, membawa catatan ke meja tes, serta menggunakan HP, kalkulator, atau alat bantu lain yang dilarang juga termasuk pelanggaran serius.
Peserta juga tidak boleh memotret maupun merekam soal. Menyebarluaskan soal ujian dalam bentuk apa pun harus dihindari.
Selain itu, membuat kegaduhan atau mengganggu konsentrasi peserta lain juga dapat masuk dalam kategori pelanggaran yang harus diperhatikan.
Rangkaian TKA 2026 berlangsung dalam beberapa tahapan. Pendaftaran peserta dijadwalkan pada 27 Juli hingga 27 September 2026, kemudian simulasi berlangsung 21–27 September 2026.
Gladi bersih gelombang pertama dilaksanakan 5–11 Oktober, sedangkan gelombang kedua berlangsung 12–18 Oktober 2026.
Ujian utama gelombang pertama dijadwalkan 26 Oktober–1 November 2026. Selanjutnya, gelombang kedua berlangsung 2–8 November 2026. Bagi peserta yang memenuhi ketentuan untuk mengikuti tes susulan, pelaksanaannya dijadwalkan 16–29 November 2026.
Setelah tes selesai, pengelolaan hasil berlangsung 8 November–22 Desember 2026. Sementara pengumuman atau pencetakan hasil dijadwalkan pada 23 Desember 2026.
Baca Juga: Setelah Gladi Bersih, Kapan TKA 2026 Dilaksanakan? Cek Jadwal Utama dan Susulan
Menjelang TKA, siswa sebaiknya memeriksa kembali kartu peserta, jadwal, sesi ujian, lokasi tempat duduk, serta data pribadi yang digunakan dalam aplikasi.
Memahami tata tertib juga menjadi bagian dari persiapan. Dengan datang sesuai ketentuan, mengikuti arahan pengawas, menjaga ketenangan, dan mengerjakan soal secara mandiri, risiko melakukan pelanggaran dapat diminimalkan.
TKA bukan hanya tentang kemampuan menjawab soal. Kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan juga menjadi bagian penting agar seluruh proses ujian berjalan lancar.***
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir