Berita
Hilmi An Naufal

Tren Lari hingga MotoGP Makin Diminati, Menpar Sebut Sport Tourism Bisa Jadi Motor Baru Pariwisata Indonesia

Tren Lari hingga MotoGP Makin Diminati, Menpar Sebut Sport Tourism Bisa Jadi Motor Baru Pariwisata Indonesia

04 Oktober 2026 | 20:56

JAKARTA — Tren gaya hidup sehat yang semakin berkembang di masyarakat mulai memberikan dampak lebih luas terhadap sektor pariwisata Indonesia. Kegiatan olahraga seperti lari, bersepeda, balap motor hingga berbagai kompetisi kebugaran kini tidak hanya menarik peserta lokal. Banyak orang rela bepergian ke kota bahkan negara lain hanya untuk mengikuti atau menyaksikan sebuah pertandingan olahraga. Fenomena tersebut dikenal sebagai sport tourism atau wisata olahraga. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menilai Indonesia mempunyai peluang besar untuk mengembangkan sektor tersebut. Menurutnya, perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin dekat dengan aktivitas olahraga menjadi salah satu modal penting. Event lari misalnya kini berkembang di berbagai kota. Peserta tidak hanya datang untuk berlomba. Mereka juga membutuhkan hotel, transportasi, makanan hingga tempat wisata selama berada di daerah penyelenggara. Dampak ekonomi sebuah acara olahraga karena itu dapat menyebar ke berbagai sektor. Hal yang sama terjadi pada penyelenggaraan MotoGP Mandalika. Kementerian Pariwisata mencatat penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2025 memberikan dampak ekonomi yang diperkirakan mencapai Rp2,7 triliun hingga Rp4,7 triliun. Event internasional tersebut membawa penonton dari berbagai wilayah dan negara ke Nusa Tenggara Barat. Selain tiket pertandingan, wisatawan juga mengeluarkan biaya untuk penginapan, kuliner, transportasi dan berbagai aktivitas wisata. Tren olahraga kebugaran juga menunjukkan pertumbuhan. HYROX Jakarta yang diselenggarakan pada 27 sampai 28 Juni 2026 diikuti sekitar 11.500 peserta. Kementerian Pariwisata menyebut jumlah tersebut menjadikannya salah satu penyelenggaraan HYROX dengan peserta terbesar di kawasan Asia Pasifik. Sekitar 15 persen peserta tercatat merupakan warga negara asing. Jumlah tersebut menunjukkan event olahraga dapat menjadi alasan seseorang berkunjung ke Indonesia. Di tingkat global, peluang sport tourism memang cukup besar.
Tags:
pendidikan

Komentar Pengguna