Teknologi
M. Fadhli Dzil Ikram

WhatsApp Uji Scam Alert, Fitur AI Baru untuk Mendeteksi Pesan Penipuan

WhatsApp Uji Scam Alert, Fitur AI Baru untuk Mendeteksi Pesan Penipuan

03 November 2026 | 08:56

Keboncinta.com — WhatsApp sedang mengembangkan fitur keamanan baru bernama Scam Alert untuk membantu pengguna mengenali pesan yang berpotensi menjadi modus penipuan. Fitur ini dirancang agar pengguna lebih waspada ketika menerima pesan mencurigakan dari nomor yang tidak dikenal.

Kehadiran Scam Alert menjadi bagian dari upaya WhatsApp meningkatkan perlindungan pengguna dari berbagai bentuk kejahatan digital. Apalagi, penipuan melalui aplikasi pesan instan masih menjadi salah satu cara yang sering dimanfaatkan pelaku untuk mengelabui korban.

Meskipun Meta telah mengungkap sejumlah informasi mengenai fitur tersebut melalui blog resminya, WhatsApp belum mengumumkan jadwal peluncuran secara luas. Namun, tanda-tanda pengembangannya semakin terlihat setelah fitur ini mulai ditemukan dalam aplikasi WhatsApp versi beta untuk Android.

Diwartakan GSMArena, Selasa (1/9/2026), tim WABetaInfo menemukan fitur Scam Alert pada WhatsApp Android beta versi 2.26.34.1. Temuan tersebut menunjukkan bahwa fitur keamanan ini sudah memasuki tahap pengujian pada sebagian pengguna.

Lantas, bagaimana cara kerja Scam Alert dan apa saja perlindungan yang ditawarkannya?

Baca Juga: WhatsApp Uji Fitur Anti-AI, Chat Sensitif Kini Bisa Dibatasi di HP Utama 

Apa Itu Fitur Scam Alert WhatsApp?

Scam Alert merupakan fitur keamanan yang dirancang untuk memberikan peringatan ketika WhatsApp mendeteksi pesan masuk yang memiliki indikasi penipuan.

Fitur ini terutama ditujukan untuk membantu pengguna mengenali pesan mencurigakan dari pengirim anonim atau nomor yang belum dikenal. Dengan adanya peringatan tersebut, pengguna diharapkan tidak langsung percaya terhadap isi pesan maupun mengikuti instruksi yang diberikan pengirim.

Salah satu hal menarik dari Scam Alert adalah proses pendeteksiannya tidak diketahui oleh pengirim pesan. Artinya, orang yang mengirim pesan mencurigakan tidak akan mendapatkan pemberitahuan bahwa penerima sedang menggunakan fitur perlindungan tersebut.

Dengan demikian, pengguna dapat memperoleh peringatan keamanan tanpa harus memberi tahu pihak yang diduga melakukan penipuan.

Fitur ini juga tidak secara otomatis mengambil keputusan atas nama pengguna. Setelah menerima peringatan, pengguna tetap memiliki kendali untuk menentukan tindakan yang dianggap paling tepat.

Cara Kerja Scam Alert dalam Mendeteksi Penipuan

Meta menjelaskan bahwa Scam Alert memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau machine learning yang bekerja langsung di perangkat pengguna.

Teknologi tersebut dirancang untuk membantu mengenali pola pesan yang berpotensi mengandung penipuan. Dengan pemrosesan langsung di perangkat, isi pesan tidak perlu dikirim ke server WhatsApp hanya untuk menjalani proses klasifikasi.

Pendekatan ini menjadi penting karena WhatsApp selama ini menggunakan sistem enkripsi end-to-end untuk melindungi komunikasi pribadi penggunanya.

Meta menegaskan bahwa fitur Scam Alert bersifat opsional. Pengguna dapat menentukan sendiri apakah ingin mengaktifkan perlindungan tersebut atau tidak.

Selain itu, isi pesan tidak secara otomatis dikirim ke WhatsApp, Meta, maupun pihak lain untuk diklasifikasikan atau dilaporkan.

Dengan mekanisme tersebut, Meta berupaya menghadirkan perlindungan tambahan tanpa menghilangkan prinsip privasi komunikasi yang menjadi salah satu karakteristik WhatsApp.

Pengguna Bisa Memblokir atau Melaporkan Pengirim

Ketika Scam Alert mendeteksi pesan yang diduga mengandung unsur penipuan, pengguna akan memperoleh peringatan. Setelah itu, tersedia beberapa tindakan yang dapat dipilih sesuai kebutuhan.

Pertama, pengguna dapat menandai pengirim sebagai orang terpercaya apabila sudah mengenal dan meyakini identitasnya.

Kedua, pengguna bisa memilih untuk memblokir nomor tersebut agar tidak dapat menghubungi kembali melalui WhatsApp.

Ketiga, pengguna juga dapat melaporkan pengirim apabila pesan yang diterima benar-benar mencurigakan atau terindikasi sebagai penipuan.

Pilihan tersebut memberikan keleluasaan kepada pengguna untuk mengelola komunikasi yang dianggap berisiko.

Ada pula mekanisme berbagi lima pesan terakhir dalam percakapan apabila pengguna menandai pengirim sebagai pihak terpercaya. Informasi tersebut dapat digunakan untuk membantu meningkatkan akurasi fitur Scam Alert.

Namun, mekanisme ini tidak berarti seluruh percakapan pengguna akan otomatis dikirim ke WhatsApp. Pengiriman informasi tersebut berkaitan dengan tindakan yang dipilih pengguna.

Cara Mengaktifkan Scam Alert WhatsApp

Berdasarkan temuan WABetaInfo, fitur Scam Alert dapat diaktifkan secara manual melalui menu pengaturan WhatsApp.

Pengguna yang sudah memperoleh akses ke fitur tersebut dapat mencoba langkah berikut:

  1. Buka aplikasi WhatsApp di perangkat Android.
  2. Masuk ke menu Settings atau Pengaturan.
  3. Pilih menu Account atau Akun.
  4. Cari pengaturan Scam Alert.
  5. Aktifkan fitur tersebut apabila sudah tersedia.

Perlu diperhatikan bahwa fitur ini masih dalam tahap pengujian beta. Karena itu, belum semua pengguna Android dapat menemukan menu Scam Alert pada aplikasi WhatsApp mereka.

Selain itu, posisi menu dan ketersediaan fitur masih mungkin berubah mengikuti perkembangan pengujian sebelum peluncuran resmi.

Baca Juga: Tak Perlu Takut Pesan Penting Hilang, WhatsApp Hadirkan 4 Fitur Baru untuk Grup 

Kapan Scam Alert Dirilis untuk Semua Pengguna?

Hingga informasi ini diberitakan, WhatsApp belum memberikan kepastian mengenai tanggal peluncuran Scam Alert secara global.

Kemunculannya dalam WhatsApp Android beta versi 2.26.34.1 menunjukkan bahwa pengembangan fitur sudah berjalan. Namun, keberadaan fitur dalam versi beta tidak otomatis berarti peluncuran untuk seluruh pengguna akan dilakukan dalam waktu dekat.

Meta kemungkinan masih perlu mengevaluasi kemampuan pendeteksian, akurasi peringatan, serta pengalaman pengguna sebelum fitur tersedia secara luas.

Pengujian tersebut penting agar Scam Alert tidak terlalu sering memberikan peringatan yang keliru terhadap pesan normal.

Perlindungan Tambahan dari Penipuan Digital

Kehadiran Scam Alert berpotensi menjadi tambahan penting bagi keamanan WhatsApp. Pengguna tidak hanya mengandalkan kewaspadaan pribadi, tetapi juga memperoleh bantuan teknologi untuk mengenali pesan yang mencurigakan.

Meski demikian, fitur ini bukan jaminan bahwa seluruh modus penipuan dapat terdeteksi. Pengguna tetap perlu berhati-hati ketika menerima tautan, permintaan transfer uang, kode OTP, maupun informasi pribadi dari nomor tidak dikenal.

Jangan mudah percaya terhadap pesan yang menjanjikan hadiah, menawarkan pekerjaan dengan keuntungan tidak masuk akal, atau mengaku sebagai pihak resmi yang meminta data sensitif.

Pada akhirnya, Scam Alert diharapkan dapat membantu mengurangi risiko penipuan melalui WhatsApp. Namun, kebiasaan memeriksa identitas pengirim dan tidak sembarangan membagikan informasi pribadi tetap menjadi perlindungan utama bagi pengguna.

Tags:
WhatsApp Scam Alert Keamanan WhatsApp Penipuan Online

Komentar Pengguna