Apakah Cacing Berpengaruh pada Kesuburan Tanah? Jawabannya Lebih Besar dari yang Kamu Kira

Apakah Cacing Berpengaruh pada Kesuburan Tanah? Jawabannya Lebih Besar dari yang Kamu Kira

17 Februari 2026 | 20:28

Keboncinta.com-- Bagi sebagian orang, cacing tanah mungkin hanya dianggap hewan kecil yang muncul saat hujan atau saat menggali kebun. Ada juga yang merasa jijik dan langsung menyingkirkannya. Padahal, di dunia pertanian dan ekologi, cacing justru sangat bermanfaat. 

Cacing Tanah: Indikator Alami Kesuburan

Keberadaan cacing tanah sering dijadikan tanda awal bahwa tanah tersebut sehat. Petani dan pekebun berpengalaman biasanya langsung menilai kualitas tanah dari satu hal sederhana: ada cacingnya atau tidak.

Tanah yang dihuni banyak cacing umumnya:

• Kaya bahan organik

• Memiliki struktur tanah yang baik

• Tidak tercemar bahan kimia berlebihan

Sebaliknya, tanah yang tidak ada cacing sering kali keras, kering, atau terlalu asam.

Cara Kerja Cacing dalam Menyuburkan Tanah

Cacing tidak sekadar hidup di tanah, mereka mengolah tanah secara alami. Saat bergerak, cacing membuat terowongan kecil yang membantu udara dan air masuk ke lapisan tanah lebih dalam. Ini sangat penting bagi akar tanaman.

Selain itu, cacing memakan sisa-sisa organik seperti daun busuk dan bahan tanaman mati. Hasil pencernaannya, yang dikenal sebagai kascing (kotoran cacing), justru menjadi pupuk alami berkualitas tinggi.

Kascing mengandung:

• Nitrogen

• Fosfor

• Kalium

• Mikroorganisme baik

Unsur-unsur ini sangat dibutuhkan tanaman untuk tumbuh sehat.

Tanah Jadi Lebih Gembur dan Mudah Diolah

Salah satu ciri tanah subur adalah teksturnya yang gembur. Di sinilah peran cacing sangat terasa. Aktivitas menggali dan memakan tanah membuat struktur tanah menjadi lebih remah, tidak padat, dan mudah ditembus akar.

Tanah yang gembur:

• Menyerap air lebih baik

• Tidak mudah tergenang

• Mendukung pertumbuhan akar yang kuat

Tanpa cacing, tanah cenderung menjadi keras dan sulit diolah.

Cacing Membantu Menjaga Keseimbangan Mikroorganisme

Tanah subur bukan hanya soal unsur hara, tapi juga kehidupan mikro di dalamnya. Cacing membantu menyebarkan bakteri dan jamur baik ke seluruh lapisan tanah. Mikroorganisme ini berperan penting dalam menguraikan bahan organik dan menyediakan nutrisi siap serap bagi tanaman.

Dengan kata lain, cacing adalah “penghubung” antara bahan organik dan tanaman.

Mengapa Tanah Bisa Kehilangan Cacing?

Jika suatu lahan tiba-tiba minim cacing, itu biasanya bukan kebetulan. Beberapa penyebab utamanya:

• Penggunaan pestisida dan pupuk kimia berlebihan

• Tanah terlalu kering atau terlalu asam

• Kurangnya bahan organik

Kondisi ini membuat tanah tidak ramah bagi cacing dan organisme lainnya.

Apakah Semua Tanaman Membutuhkan Tanah dengan Cacing?

Hampir semua tanaman budidaya akan tumbuh lebih baik di tanah yang kaya cacing. Sayuran, buah-buahan, tanaman hias, hingga tanaman pangan seperti padi dan jagung sangat diuntungkan oleh aktivitas cacing tanah.

Namun, cacing bukan satu-satunya faktor. Mereka bekerja bersama air, udara, dan nutrisi dalam sistem yang saling terkait.

Cacing tanah mungkin tidak terlihat penting, tapi dampaknya luar biasa. Mereka memperbaiki struktur tanah, menyediakan nutrisi, dan menjaga ekosistem di bawah permukaan tetap seimbang.

Jadi, jika kamu menemukan banyak cacing saat menggali tanah, jangan buru-buru menyingkirkannya. Bisa jadi, itu tanda bahwa tanahmu sedang dalam kondisi terbaiknya. Karena tanah yang subur bukan hanya soal pupuk, tapi juga ada Keseimbangan organisme didalamnya.

Tags:
Cara Membedakan tanah subur dan tidak subur Pecinta Tumbuhan Manfaat cacing pada tanah

Komentar Pengguna