Cara Membedakan Tanah Subur dan Tidak Subur untuk Bercocok Tanam

Cara Membedakan Tanah Subur dan Tidak Subur untuk Bercocok Tanam

17 Februari 2026 | 20:26

Keboncinta.com-- Bercocok tanam tidak selalu gagal karena bibit yang buruk. Dalam banyak kasus, masalah utamanya justru ada pada tanah. Tanah yang terlihat sama di permukaan bisa punya kualitas yang sangat berbeda. Ada yang kaya nutrisi dan mudah ditanami, ada pula yang keras, kering, dan membuat tanaman sulit tumbuh.

Mengenali perbedaan tanah subur dan tidak subur adalah langkah penting sebelum mulai menanam apa pun baik di kebun, pekarangan rumah, maupun pot.

Tanah Subur Itu Seperti Apa?

Secara sederhana, tanah subur adalah tanah yang mampu menyediakan nutrisi, air, dan udara yang cukup bagi akar tanaman. Tanah jenis ini membuat tanaman tumbuh lebih cepat, daun lebih hijau, dan hasil panen lebih optimal.

Sebaliknya, tanah tidak subur biasanya minim unsur hara, sulit menyerap air, atau justru terlalu padat sehingga akar sulit berkembang.

Warna Tanah Bisa Jadi Petunjuk Awal

Salah satu cara paling mudah membedakan tanah subur dan tidak subur adalah dengan melihat warnanya. Tanah subur umumnya berwarna cokelat gelap hingga kehitaman. Warna gelap ini menandakan kandungan bahan organik yang tinggi, seperti sisa daun, kompos, dan mikroorganisme.

Sementara itu, tanah yang berwarna pucat, kemerahan, atau abu-abu biasanya memiliki kandungan organik rendah. Tanah seperti ini cenderung kurang mampu menyimpan nutrisi dan air.

Tekstur Tanah Saat Dipegang

Coba ambil segenggam tanah dan remas dengan tangan. Tanah subur biasanya terasa gembur, tidak terlalu keras, dan tidak terlalu lengket. Saat dilepaskan, tanah akan hancur perlahan.

Tanah yang tidak subur sering kali:

• Terlalu keras dan sulit diremas

• Terlalu berpasir dan tidak bisa menggumpal

• Terlalu liat dan lengket

Tekstur yang ekstrem menyulitkan akar menyerap air dan nutrisi.

Tanah subur biasanya memiliki bau segar seperti tanah hutan setelah hujan. Bau ini berasal dari aktivitas mikroorganisme yang sehat.

Sebaliknya, tanah tidak subur bisa berbau:

• Apek

• Asam menyengat

• Tidak berbau sama sekali

Bau yang tidak sedap menandakan kondisi biologis tanah yang kurang baik.

Kehadiran Makhluk Hidup di Dalam Tanah

Cacing tanah sering disebut sebagai indikator alami kesuburan tanah. Jika kamu menemukan cacing saat menggali, itu tanda tanah tersebut memiliki struktur dan nutrisi yang baik.

Tanah yang minim organisme hidup biasanya terlalu kering, terlalu asam, atau tercemar, sehingga tidak ramah bagi makhluk kecil di dalamnya.

Daya Serap Air Jadi Penentu Penting

Sirami tanah dengan air dan perhatikan reaksinya. Tanah subur mampu menyerap air dengan baik tanpa membuat genangan lama. Air meresap perlahan dan tanah tetap lembap.

Tanah tidak subur biasanya:

• Air langsung mengalir tanpa terserap

• Atau air menggenang terlalu lama

Keduanya sama-sama menyulitkan tanaman.

Perhatikan tanaman liar yang tumbuh alami. Tanah subur biasanya ditumbuhi rumput hijau, semak, atau tanaman liar yang terlihat sehat.

Jika lahan terlihat gersang, jarang ditumbuhi tanaman, atau tanaman tumbuh kerdil dan menguning, itu tanda tanah kurang mendukung pertumbuhan.

Uji Sederhana di Rumah

Tanpa alat laboratorium, kamu tetap bisa melakukan uji sederhana:

• Campur tanah dengan air dalam botol

• Kocok dan diamkan beberapa jam

Lapisan pasir, debu, dan lempung akan terpisah. Tanah subur biasanya memiliki komposisi seimbang, bukan didominasi satu jenis saja.

Kabar baiknya, tanah yang kurang subur masih bisa diperbaiki. Penambahan kompos, pupuk organik, dan pengolahan tanah secara rutin bisa meningkatkan kualitas tanah secara bertahap.

Kesuburan tanah bukan kondisi permanen, melainkan hasil dari perawatan.

Menanam Dimulai dari Mengenal Tanah

Bercocok tanam bukan sekadar menanam dan menyiram. Mengenali tanah adalah langkah awal yang sering dilewatkan. Tanah subur memberi “rumah” yang nyaman bagi akar, sedangkan tanah yang tidak subur perlu diperlakukan khusus sebelum ditanami.

Karena tanaman yang sehat selalu berawal dari tanah yang tepat.

Tags:
Gen z dan hobby nya Cara Membedakan tanah subur dan tidak subur Pecinta Tumbuhan

Komentar Pengguna