Keboncinta.com-- Di tengah menjamurnya warung bakso dengan berbagai variasi harga dan rasa, menemukan bakso yang benar-benar menggunakan daging sapi murni tanpa campuran tentu bukan perkara mudah. Apalagi jika harga yang ditawarkan tetap bersahabat di kantong.
Namun, sebuah kantin bakso di kawasan Ciwaringin, Cirebon, justru mencuri perhatian karena berani menghadirkan bakso berbahan 100 persen daging sapi grade A dengan harga yang terjangkau. Apa sebenarnya rahasia di balik rasa dan kualitasnya?
Baca Juga: Bakso Enak Harga Mulai Rp10 Ribu, HUBASO Kebon Cinta Siap Manjakan Baksower
HUBASO Kebon Cinta, Sajikan Bakso 100 Persen Daging Sapi Grade A
Tak banyak kedai atau restoran bakso yang memilih menggunakan daging sapi grade A murni untuk seluruh produknya. Kebanyakan masih mencampurkan bahan tambahan tertentu guna menekan biaya produksi.
Berbeda dengan kebiasaan tersebut, HUBASO Kebon Cinta hadir dengan konsep yang cukup berani. Kantin bakso yang berada di Jalan Jenun-Ciwaringin atau Jalan Urip Sumoharjo, Desa Ciwaringin ini konsisten menyajikan bakso berbahan utama daging sapi grade A tanpa campuran tepung tapioka.
Komitmen kualitas itu bukan sekadar klaim promosi. Proses pembuatannya dilakukan secara khusus di dapur yang berada di lingkungan Pesantren Wirausaha Kebon Cinta, Ciwaringin.
Baca Juga: HUBASO, Bakso Enak Murah di Ciwaringin Cirebon Disajikan dengan Hati dan Jiwa
Tidak Dicampur Tepung, Hanya Bumbu Pilihan
Peracik bakso HUBASO, Pak Oji, mengungkapkan bahwa sejak awal pendiri HUBASO memiliki komitmen menghadirkan bakso dengan cita rasa autentik dari daging sapi asli.
Karena itu, daging giling yang digunakan tidak dicampur tepung tapioka sebagaimana umumnya produksi bakso di pasaran.
Menurutnya, bahan tambahan yang diperbolehkan hanya berupa bumbu-bumbu pilihan untuk memperkuat rasa tanpa mengurangi kualitas daging.
“Kalau bisa, rasa enaknya bukan cuma di lidah, tapi sampai ke hati,” ujar Pak Oji sambil berseloroh ringan.
Hasilnya, tekstur bakso terasa lebih padat, gurih alami, dan menghadirkan sensasi daging sapi yang lebih dominan saat disantap.
Harga Murah untuk Semua Kalangan, Khususnya Santri
Yang membuat banyak orang terkejut bukan hanya kualitas baksonya, tetapi juga soal harga. Meski menggunakan bahan premium, HUBASO tetap mempertahankan harga yang ramah kantong.
Menurut Pak Oji, keputusan itu dilatarbelakangi keinginan founder HUBASO agar para santri Pesantren Wirausaha Kebon Cinta—yang sebagian besar berasal dari keluarga sederhana—tetap bisa menikmati bakso berkualitas dengan daging asli.
Semangat tersebut menjadi bagian dari filosofi sederhana namun kuat: menikmati bakso enak seharusnya bisa dirasakan semua orang tanpa harus mahal.
Dengan konsep kualitas premium, rasa autentik, dan harga terjangkau, HUBASO Kebon Cinta perlahan mulai mencuri perhatian para pecinta bakso di kawasan Ciwaringin dan sekitarnya.***