Bangun Kekuatan Sejak Sahur: Strategi Gizi untuk Puasa Lebih Maksimal di Bulan Ramadan

Bangun Kekuatan Sejak Sahur: Strategi Gizi untuk Puasa Lebih Maksimal di Bulan Ramadan

18 Februari 2026 | 15:01

Keboncinta.com-- Sahur memegang peranan penting dalam menjaga stamina tubuh selama menjalankan ibadah puasa.

Asupan makanan yang tepat saat sahur tidak hanya membantu menahan lapar dan haus lebih lama, tetapi juga menjaga konsentrasi serta produktivitas sepanjang hari. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan kualitas dan keseimbangan gizi pada menu sahur.

Memilih makanan yang mengandung karbohidrat kompleks menjadi langkah awal yang bijak.

Jenis makanan ini dicerna lebih lambat oleh tubuh sehingga mampu memberikan energi secara bertahap. Nasi merah, roti gandum, atau oatmeal dapat menjadi pilihan yang lebih baik dibandingkan karbohidrat sederhana yang cepat membuat lapar kembali.

Baca Juga: Skema Baru Libur Panjang ASN 2026, Kerja Fleksibel Tanpa Ganggu Layanan Publik

Selain karbohidrat, protein juga berperan besar dalam menjaga rasa kenyang lebih lama.

Telur, ikan, ayam tanpa lemak, tahu, dan tempe bisa menjadi sumber protein yang mudah diolah dan kaya manfaat. Protein membantu menjaga massa otot sekaligus menstabilkan energi selama berpuasa.

Tidak kalah penting adalah konsumsi serat dari sayur dan buah. Kandungan serat membantu memperlancar pencernaan dan mencegah sembelit yang kerap terjadi saat pola makan berubah di bulan puasa.

Buah dengan kadar air tinggi seperti semangka, melon, atau jeruk juga membantu menjaga hidrasi tubuh.

Baca Juga: Sejarah Perang Diponegoro: Api Perlawanan Lima Tahun yang Mengguncang Kekuasaan Kolonial Belanda di Nusantara

Agar tubuh tidak mudah dehidrasi, perbanyak minum air putih saat sahur. Hindari minuman berkafein seperti kopi atau teh dalam jumlah berlebihan karena dapat memicu peningkatan frekuensi buang air kecil.

Mengatur pola minum dengan cukup air putih akan membantu tubuh tetap segar hingga waktu berbuka.

Selain memperhatikan jenis makanan, waktu sahur juga sebaiknya tidak terlalu jauh dari waktu imsak.

Makan terlalu awal dapat membuat tubuh kehabisan energi lebih cepat. Menghindari makanan terlalu asin, pedas, dan berminyak juga penting agar tidak menimbulkan rasa haus berlebihan sepanjang hari.

Baca Juga: Kabar Baik Jelang Ramadan 2026, THR Guru PNS dan PPPK Dipastikan Cair Tepat Waktu

Dengan perencanaan menu yang seimbang dan pola makan yang tepat, sahur tidak hanya menjadi rutinitas sebelum puasa, tetapi juga kunci menjaga kesehatan dan kebugaran selama Ramadan.

Tubuh yang terjaga energinya akan membuat ibadah dan aktivitas harian tetap berjalan optimal.***

Tags:
Kesehatan Makanan Bergizi Puasa Ramadhan

Komentar Pengguna