Pendidikan
Rahman Abdullah

Beasiswa Dokter Spesialis LPDP 2026 Dibuka hingga 12 Oktober, Cek Syaratnya

Beasiswa Dokter Spesialis LPDP 2026 Dibuka hingga 12 Oktober, Cek Syaratnya

26 September 2026 | 19:09

Keboncinta.com-- Kesempatan bagi dokter Indonesia untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang spesialis melalui program Beasiswa Dokter Spesialis pada Rumah Sakit Pendidikan sebagai Penyelenggara Utama (DS RSPPU) masih terbuka.

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) bersama Kementerian Kesehatan kembali menyediakan program beasiswa tersebut untuk Tahap 2 Tahun 2026. Pendaftaran masih berlangsung dan akan ditutup pada 12 Oktober 2026.

Program ini diperuntukkan bagi dokter Warga Negara Indonesia yang ingin menempuh pendidikan dokter spesialis melalui Rumah Sakit Pendidikan sebagai Penyelenggara Utama atau RSPPU.

Kerja sama LPDP dan Kementerian Kesehatan tersebut diarahkan untuk membantu meningkatkan jumlah sekaligus pemerataan dokter spesialis di berbagai wilayah Indonesia. LPDP memberikan dukungan pembiayaan pendidikan, sedangkan Kementerian Kesehatan berperan dalam mengarahkan kebutuhan serta pendayagunaan dokter spesialis sesuai prioritas sistem kesehatan nasional.

Baca Juga: Aturan Kenaikan Pangkat PNS Berubah, Angka Kredit dan Kinerja Jadi Bagian Penting Pengembangan Karier

LPDP Sediakan 107 Kuota pada Tahap 2

Pada pembukaan tahap kedua tahun 2026, tersedia 107 kuota beasiswa. Kuota tersebut terbagi ke dalam 31 kombinasi program studi dan rumah sakit.

Pilihan pendidikan mencakup sejumlah bidang spesialisasi, baik yang berkaitan dengan bidang bedah maupun spesialisasi nonbedah.

Dengan adanya skema ini, dokter yang memenuhi persyaratan memiliki kesempatan memperoleh dukungan pembiayaan selama mengikuti pendidikan spesialis sesuai pilihan program studi dan RSPPU yang tersedia.

Namun, calon peserta perlu memperhatikan bahwa pilihan program studi dan rumah sakit mengikuti daftar yang telah ditetapkan dalam kuota Beasiswa DS RSPPU Tahap 2 Tahun 2026.

Jadwal Seleksi Beasiswa Dokter Spesialis 2026

Pendaftaran Beasiswa DS RSPPU Tahap 2 Tahun 2026 masih dibuka hingga 12 Oktober 2026. Setelah masa pendaftaran berakhir, LPDP akan melanjutkan proses seleksi peserta.

Tahapan seleksi dimulai dengan seleksi administrasi pada 13–20 Oktober 2026. Peserta yang memenuhi ketentuan administrasi kemudian mengikuti seleksi substansi pada 30 November–11 Desember 2026.

Bagi peserta yang dinyatakan lolos seluruh proses seleksi, pendidikan dokter spesialis dijadwalkan mulai Februari 2027.

Karena waktu pendaftaran terbatas, calon peserta perlu memastikan dokumen dan persyaratan telah lengkap sebelum mengirimkan aplikasi secara daring.

Baca Juga: Jadwal AKGTK Madrasah 2026 Lengkap 5–9 Oktober, Cek Peserta dan Mata Pelajarannya

Syarat Beasiswa Dokter Spesialis LPDP 2026

Program Beasiswa DS RSPPU Tahap 2 Tahun 2026 terbuka bagi Warga Negara Indonesia yang berprofesi sebagai dokter.

Salah satu ketentuan yang harus dipenuhi adalah memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) aktif dan Surat Izin Praktik (SIP) aktif.

Kesempatan mendaftar juga diberikan kepada dokter dengan status CPNS, PNS, TNI, maupun Polri.

Dari sisi usia, peserta yang mendaftar harus berusia maksimal 35 tahun. Sementara untuk persyaratan akademik, calon peserta wajib memiliki IPK minimal 2,75 dari skala 4,00 pada jenjang sarjana dan/atau pendidikan profesi dokter.

Kemampuan bahasa Inggris juga menjadi bagian dari persyaratan. Pendaftar harus memiliki skor minimal salah satu dari ketentuan berikut:

  • TOEFL ITP 450

  • IELTS 5,0

  • TOEFL iBT 45

  • PTE Academic 36

Selain persyaratan tersebut, calon peserta harus terlebih dahulu menyelesaikan proses pendaftaran Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) RSPPU melalui aplikasi SATUSEHAT Kementerian Kesehatan.

Setelah memenuhi ketentuan yang dipersyaratkan, pendaftaran beasiswa dilakukan secara online melalui laman resmi pendaftaran Beasiswa LPDP.

Pilihan Program Studi Dokter Spesialis

Sebanyak 107 kuota yang disediakan pada tahap kedua mencakup berbagai pilihan pendidikan dokter spesialis yang tersebar dalam 31 kombinasi program studi dan rumah sakit.

Salah satu kelompok yang tersedia adalah bidang spesialisasi bedah. Beberapa program yang tercantum dalam pilihan tersebut memiliki durasi pendidikan dan lokasi RSPPU yang berbeda.

Program Ortopedi dan Traumatologi, misalnya, memiliki masa pendidikan sembilan semester. Pilihan RSPPU untuk program ini meliputi RS Ortopedi Dr. Soeharso, RSUD dr. Soebandi, RS Islam Jakarta Cempaka Putih, dan RSPAD Gatot Soebroto.

Untuk Bedah Saraf, pendidikan berlangsung selama 11 semester dengan pilihan RSPPU di RS Pusat Otak Nasional Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta dan RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo.

Sementara program Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular memiliki durasi pendidikan 10 semester. Rumah sakit yang tersedia untuk program tersebut adalah RSUD Dr. Saiful Anwar dan RSUP H. Adam Malik.

Ada pula program Ilmu Bedah dengan masa pendidikan delapan semester yang tersedia di RSUD dr.

Tags:
pendidikan beasiswa lpdp

Komentar Pengguna