Keboncinta.com – Usaha mandiri kerap lahir dari solusi atas permasalahan sehari-hari yang ditemui di rumah. Hal ini dibuktikan oleh Fifin Nashirotun Nisya, seorang wirausahawan yang berhasil membangun usahanya setelah sempat mengalami kesulitan menemukan produk antihama yang sesuai dengan kebutuhannya.
Berawal dari masalah tersebut, Fifin memulai eksperimen pada tahun 2017 untuk menciptakan pengusir hama berbahan alami di rumahnya sendiri. Eksperimen kecil yang ia lakukan rupanya menarik perhatian orang-orang di sekitarnya yang menghadapi keluhan serupa.
Berbekal keyakinan atas potensi produknya, Fifin mulai memasarkan pengusir hama alami tersebut melalui lokapasar (marketplace). Saat itu, produk pengendali hama berbasis bahan alami masih sangat jarang ditemui di pasaran.
Salah satu keunggulan utama produk Fifin terletak pada varian berbentuk gel yang praktis dan tahan lama dibandingkan produk sejenis berformat cairan semprot.
Seiring berjalannya waktu, usaha ini berkembang pesat di bawah bendera Sangreat Natural Indonesia. Usaha tersebut kini tidak hanya menawarkan produk antihama, tetapi juga merambah ke produk kebersihan rumah tangga serta perawatan diri berbahan alami.
Konsistensi dalam berinovasi berhasil membuka jalan bagi Sangreat Natural Indonesia untuk menembus pasar internasional, seperti Malaysia, Singapura, dan Filipina.
Perkembangan bisnis Fifin juga mendapat dorongan kuat dari aspek legalitas dan kualitas produk. Pada tahun 2025, ia mengikuti program sertifikasi halal yang difasilitasi oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.
Langkah sertifikasi ini menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kepercayaan konsumen serta memperkuat daya saing produk, baik di pasar domestik maupun global.
Kisah sukses Fifin turut membuahkan kesempatan baginya untuk tampil pada ajang Campuspreneur Expo 2026. Kehadirannya menjadi cerminan nyata bahwa ide bisnis yang kuat berawal dari kepekaan terhadap masalah di lingkungan terdekat.
Sebagai informasi, Campuspreneur merupakan program yang diinisiasi oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia untuk mencetak wirausaha muda berorientasi ekspor dari kalangan mahasiswa dan civitas akademika.
Program yang diluncurkan secara resmi pada 2 April 2026 di Universitas Sebelas Maret ini menjadi bagian dari strategi Kemendag dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan dan ekspor nasional. (swd)