Berita
Hilmi An Naufal

BKN Petakan Kompetensi 815 Guru ASN DKI, Pengembangan Karier Akan Semakin Berbasis Potensi

BKN Petakan Kompetensi 815 Guru ASN DKI, Pengembangan Karier Akan Semakin Berbasis Potensi

14 September 2026 | 06:30

KEBONCINTA.COM – Badan Kepegawaian Negara (BKN) melakukan profiling terhadap 815 guru berstatus Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai bagian dari penguatan pengelolaan sumber daya manusia aparatur.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memetakan potensi serta kompetensi ASN agar pengembangan pegawai dapat dilakukan secara lebih terarah.

Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh menilai guru ASN memiliki posisi yang berbeda dibandingkan banyak profesi aparatur lainnya.

Selain menjalankan tugas sebagai ASN dan memberikan pelayanan publik, guru secara langsung berhadapan dengan generasi muda dan berperan membentuk pengetahuan serta karakter peserta didik.

Karena itu, kemampuan seorang guru tidak cukup hanya dilihat dari pengetahuan akademik maupun keterampilan mengajar.

Guru juga diharapkan mampu menjadi pendidik dan teladan bagi siswa.

Dalam kegiatan Town Hall Guru ASN DKI Jakarta 2026, Kepala BKN mengingatkan guru mengenai tiga peran sekaligus yang dimiliki, yakni sebagai pendidik, guru profesional dan aparatur negara.

Peran tersebut membuat profesionalisme guru ASN berkaitan langsung dengan kualitas pendidikan sekaligus citra pelayanan pemerintah.

Profiling terhadap guru ASN dapat memberikan gambaran mengenai kompetensi, potensi serta kebutuhan pengembangan setiap pegawai.

Data tersebut nantinya dapat digunakan sebagai salah satu dasar dalam menyusun program peningkatan kompetensi maupun pengembangan kapasitas aparatur.

Pendekatan seperti ini sejalan dengan arah penerapan manajemen talenta ASN yang sedang diperluas pemerintah.

Dalam sistem tersebut, perjalanan karier pegawai diharapkan semakin berbasis pada potensi, kompetensi, kinerja serta kebutuhan organisasi.

Dengan demikian, pengembangan ASN tidak hanya bergantung pada masa kerja maupun pangkat.

Pegawai dengan kemampuan tertentu dapat dipetakan untuk mendapatkan pelatihan yang sesuai maupun dipersiapkan menjalankan tanggung jawab yang lebih besar.

Bagi guru, pemetaan kompetensi menjadi semakin penting karena lingkungan pendidikan juga terus berubah.

Guru kini berhadapan dengan perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan, perubahan pola belajar siswa serta berbagai persoalan sosial yang masuk ke lingkungan sekolah.

Guru ASN karena itu membutuhkan pengembangan kompetensi secara berkelanjutan.

BKN juga meminta guru ASN ikut membantu pemerintah menangani persoalan anak yang tidak bersekolah.

Upaya memastikan seluruh anak memperoleh pendidikan dipandang bukan hanya tugas dinas pendidikan maupun pemerintah daerah, tetapi membutuhkan keterlibatan tenaga pendidik yang berhubungan langsung dengan masyarakat.

Selain itu, Kepala BKN menyoroti pentingnya citra ASN di hadapan publik.

Empat aspek yang disebut perlu diperhatikan adalah people, product, process dan perception.

Kinerja dan perilaku aparatur menjadi bagian yang membentuk kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Bagi guru ASN, hal tersebut memiliki arti khusus karena mereka berinteraksi hampir setiap hari dengan siswa, orang tua serta lingkungan masyarakat.

Perilaku guru tidak hanya membawa nama pribadi maupun sekolah, tetapi juga mencerminkan aparatur pemerintah.

Profiling terhadap 815 guru ASN DKI ini menjadi contoh bagaimana pengelolaan tenaga pendidik mulai bergerak menuju pendekatan berbasis data.

Jika diterapkan secara konsisten, pemerintah dapat mengetahui kompetensi apa yang sudah kuat serta kemampuan apa yang masih harus dikembangkan dari setiap pegawai.

Hasilnya diharapkan membuat program pelatihan tidak lagi bersifat umum, tetapi semakin sesuai dengan kebutuhan nyata guru.

Pada akhirnya, pengembangan kompetensi ASN guru tidak hanya berkaitan dengan perjalanan karier pegawai.

Dampak yang lebih besar diharapkan dirasakan peserta didik karena guru dengan kompetensi yang terus berkembang akan semakin mampu memberikan pembelajaran yang berkualitas dan sesuai dengan tantangan zaman.

Tags:
pendidikan

Komentar Pengguna