Keboncinta.com-- Menerima gaji pertama tentu menjadi momen yang menyenangkan. Namun, rasa senang itu terkadang membuat gaji pertama cepat habis. Baru beberapa minggu menerima penghasilan, saldo rekening sudah menipis tanpa tahu ke mana sebagian besar uang pergi.
Salah satu cara sederhana yang bisa digunakan adalah metode 50/30/20. Lalu, bagaimana cara menerapkannya pada gaji pertama?
1. 50 Persen untuk Kebutuhan Pokok
Setengah dari penghasilan dapat dialokasikan untuk kebutuhan yang benar-benar penting, seperti makan, transportasi, tempat tinggal, tagihan, dan kebutuhan rutin lainnya. Bagi yang baru bekerja dan masih tinggal bersama orang tua, bagian ini mungkin tidak terpakai seluruhnya.
2. 30 Persen untuk Keinginan
Gaji pertama tetap boleh digunakan untuk menikmati hasil kerja. Sekitar 30 persen dapat dialokasikan untuk hiburan, makan di luar, belanja, hobi, atau kebutuhan lain yang sifatnya bukan prioritas utama.
3. 20 Persen untuk Masa Depan
Bagian 20 persen dapat digunakan untuk membangun dana darurat, tabungan, investasi, atau tujuan keuangan tertentu. Sebaiknya uang ini dipisahkan segera setelah gaji diterima agar tidak ikut terpakai untuk kebutuhan sehari-hari.
Misalnya, jika gaji pertama Rp4 juta, sekitar Rp800 ribu dapat langsung disisihkan.
Metode 50/30/20 sebenarnya bukan aturan yang harus diterapkan secara kaku. Kondisi setiap orang berbeda, sehingga persentasenya dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan tanggung jawab masing-masing.