Keboncinta.com-- Rencana pemerintah untuk memenuhi kebutuhan guru melalui rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) mulai mendapat perhatian menjelang seleksi 2027.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyatakan tengah menyiapkan sekitar 139 ribu formasi CPNS guru untuk tahun 2027. Jumlah tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam mengatasi kekurangan tenaga pendidik yang masih terjadi di berbagai wilayah Indonesia.
Informasi mengenai rencana tersebut tentu menjadi perhatian bagi guru non-ASN, lulusan baru, maupun lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang sedang menantikan peluang untuk mengikuti seleksi ASN.
Namun, calon pelamar perlu memahami bahwa angka 139 ribu tersebut masih merupakan bagian dari rencana pemenuhan kebutuhan guru secara bertahap. Ketentuan mengenai formasi, persyaratan, jadwal, serta mekanisme seleksi nantinya tetap perlu menunggu pengumuman resmi pemerintah.
Baca Juga: Operator Sekolah Wajib Tahu! 5 Hal Ini Bisa Menentukan Lancar atau Tertundanya Validasi SKTP
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen Nunuk Suryani mengungkapkan bahwa kebutuhan guru yang perlu dipenuhi secara nasional mencapai sekitar 464.856 orang.
Pemerintah merancang pemenuhan kebutuhan tersebut secara bertahap selama tiga tahun. Tahap awal pada 2027 diproyeksikan mencakup sekitar 30 persen dari total kebutuhan, atau kurang lebih 139 ribu formasi.
Selanjutnya, pemenuhan kebutuhan guru akan dilanjutkan pada tahap berikutnya dengan pola 30 persen dan 40 persen. Dengan skema tersebut, pemerintah menargetkan kekurangan guru dapat ditangani secara bertahap sesuai kebutuhan yang telah dipetakan.
Rencana ini juga sejalan dengan langkah pemerintah dalam memperkuat tata kelola dan pemenuhan kebutuhan guru ASN melalui koordinasi antara Kemendikdasmen, Kementerian PANRB, BKN, serta pemerintah daerah.
Salah satu informasi yang menarik perhatian dari rencana seleksi CPNS guru 2027 adalah peluang bagi lulusan baru.
Nunuk Suryani menyampaikan bahwa calon peserta tidak harus sudah memiliki sertifikat PPG untuk mengikuti seleksi. Artinya, lulusan baru dengan kualifikasi pendidikan yang sesuai tetap dapat memiliki kesempatan selama memenuhi persyaratan umum untuk menjadi PNS.
Pemerintah juga menyebut guru honorer atau non-ASN yang memenuhi ketentuan dapat mengikuti seleksi. Sementara itu, peserta yang telah menyelesaikan PPG akan mendapatkan prioritas dalam mekanisme yang disiapkan.
Bagi peserta yang nantinya dinyatakan lolos tetapi belum mengikuti PPG, pemerintah menyampaikan adanya rencana untuk memfasilitasi program tersebut. Dengan demikian, kepemilikan sertifikat PPG bukan menjadi persyaratan mutlak sebagaimana informasi yang disampaikan Dirjen GTK.
Baca Juga: SKTP Sudah Terbit tapi Tunjangan Belum Masuk? Ternyata Ini Arti Statusnya di Info GTK
Kuota sekitar 139 ribu formasi CPNS guru yang direncanakan untuk 2027 juga mencakup kebutuhan tenaga pendidik pada Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT).
Karena itu, calon peserta perlu mencermati perkembangan pemetaan kebutuhan guru sebelum menentukan persiapan seleksi. Kebutuhan tersebut nantinya dapat berkaitan dengan jenjang pendidikan, bidang atau mata pelajaran, serta lokasi penempatan.
Pemetaan kebutuhan menjadi penting agar rekrutmen ASN tidak hanya berorientasi pada jumlah, tetapi juga dapat menyesuaikan kekurangan guru di daerah yang membutuhkan.
Rencana rekrutmen sekitar 139 ribu CPNS guru pada 2027 memberikan gambaran mengenai langkah pemerintah dalam memenuhi kebutuhan tenaga pendidik secara bertahap.
Meski demikian, calon pelamar sebaiknya tidak hanya berpatokan pada jumlah formasi yang saat ini disampaikan. Informasi mengenai jadwal pendaftaran, rincian jabatan, kualifikasi pendidikan, persyaratan administrasi, lokasi penempatan, hingga tahapan seleksi tetap harus menunggu ketetapan dan pengumuman resmi.
Bagi guru non-ASN maupun lulusan baru yang ingin mengikuti seleksi, persiapan dapat dilakukan sejak sekarang dengan memastikan dokumen pendidikan dan persyaratan lainnya sesuai ketentuan.
Baca Juga: SKTP September 2026 Belum Terbit? Ini 4 Masalah Data yang Paling Perlu Dicek Guru
Dengan kebutuhan guru nasional yang masih mencapai sekitar 464 ribu orang, rekrutmen CPNS guru direncanakan menjadi salah satu langkah pemerintah untuk memenuhi kekurangan tenaga pendidik secara bertahap mulai 2027.***