Keboncinta.com-- Jenderal TNI (Purn.) Sarwo Edhie Wibowo merupakan salah satu tokoh militer penting dalam sejarah Indonesia, yang pada tahun 2025 secara resmi dianugerahi gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo Subianto.
Sarwo Edhie lahir di Desa Pangenjurutengah, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, pada 25 Juli 1927 (catatan lain menyebut 1925). Ia dibesarkan dalam keluarga yang memiliki latar belakang pegawai negeri kolonial Belanda. Hal tersebut yang membentuk karakter disiplin dirinya sejak kecil.
Kemudian, pada masa pendudukan Jepang, ia bergabung dengan organisasi Pembela tanah Air (PETA) sebagai tahap awal karier militernya.
Baca Juga: Simak Baik-baik! Ini 6 Cara Mudah Merawat Kucing agar Sehat dan Bahagia di Rumah
Setelah kemerdekaan, Sarwo Edhie bergabung dengan BKR/TKR yang kemudian menjadi bagian dari TNI.
Ia menapaki berbagai jabatan penting, antara lain Komandan Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) yang kini dikenal sebagai Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
Tercatat dalam sejarah, momen paling menentukan bagi namanya adalah keterlibatan dalam penumpasan Gerakan 30 September (G30S/PKI) tahun 1965, dimana ia memimpin operasi militer strategis untuk mengembalikan situasi keamanan nasional.
Dengan jasa-jasanya tersebut, akhirnya Presiden Prabowo pada 10 November 2025, resmi memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada Sarwo Edhie Wibowo.
Baca Juga: Berikut ini Sepuluh Tokoh Bangsa yang Diabadikan Jadi Pahlawan Nasional Tahun 2025, Ada Soeharto?
Penganugerahan ini sebagai pengakuan atas jasa besar dalam bidang perjuangan bersenjata untuk keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Karier militernya yang panjang dan berbagai peran diplomatik hingga masa pensiunnya, menunjukkan bahwa kontribusinya tak hanya di medan perang, tetapi juga dalam pembangunan stabilitas negara.
Sarwo Edhie menghembuskan nafas terakhirnya pada 9 November 1989 di Jakarta, dalam usia 62 tahun. Kemudian ia dimakamkan dengan upacara militer di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.
Penghargaan ini juga mengandung pesan penting tentang pengabdian dan tanggung jawab terhadap bangsa dan negara.
Baca Juga: Presiden Prabowo Gelar Rapat Tertutup di Halim Sebelum Terbang ke Australia
Dengan demikian, Sarwo Edhie Wibowo bukan sekadar sosok militer berprestasi, tetapi juga simbol dari pengabdian dan dedikasi yang diakui secara resmi sebagai pahlawan nasional kebanggaan bangsa.***