Keboncinta.com-- Persiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Asesmen Nasional (AN) Tahun 2026 kini memasuki tahap yang semakin penting.
Setelah pemerintah menetapkan rangkaian jadwal resmi melalui Badan Kebijakan Pengelolaan Data dan Mutu (BKPDM), seluruh satuan pendidikan diminta segera menuntaskan berbagai kebutuhan administrasi, memastikan keakuratan data peserta, hingga menyiapkan sarana pendukung agar pelaksanaan asesmen berjalan lancar sesuai ketentuan.
Bagi sekolah, proktor, maupun tenaga kependidikan, memahami seluruh tahapan pelaksanaan sejak dini menjadi langkah strategis untuk menghindari kendala teknis ketika asesmen berlangsung.
Keberhasilan pelaksanaan TKA dan Asesmen Nasional 2026 sangat bergantung pada keakuratan data yang tersimpan dalam sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) maupun Education Management Information System (EMIS).
Sesuai Keputusan Kepala BKPDM Nomor 017/F/AN/2026, setiap satuan pendidikan diwajibkan melakukan pembaruan dan verifikasi data peserta didik, pendidik, serta tenaga kependidikan secara menyeluruh. Validitas data tersebut menjadi dasar penentuan peserta asesmen sekaligus mendukung pelaksanaan Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar).
Karena itu, sekolah diimbau tidak menunda proses sinkronisasi agar seluruh data yang digunakan selama pelaksanaan asesmen benar-benar akurat dan sesuai dengan kondisi di lapangan.
Baca Juga: Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Hadirkan 66 Layanan Digital untuk Jutaan Pengguna di Indonesia
Selain administrasi, kesiapan perangkat teknologi juga menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran TKA dan AN 2026.
Sekolah perlu memastikan ketersediaan komputer yang memenuhi spesifikasi, jaringan internet yang stabil, serta ruang ujian yang siap digunakan. Peran proktor juga sangat menentukan, mulai dari memantau perkembangan pengisian Sulingjar melalui dashboard resmi hingga mencetak kartu login peserta paling lambat sehari sebelum pelaksanaan ujian.
Pemerintah juga menekankan pentingnya layanan pendidikan yang inklusif. Bagi peserta didik penyandang disabilitas sensorik netra, sekolah wajib menyediakan aplikasi pembaca layar seperti NVDA atau JAWS agar seluruh peserta memperoleh kesempatan mengikuti asesmen secara setara.
Baca Juga: Tahapan TKA dan Asesmen Nasional 2026 Resmi Berjalan, Sekolah Perlu Cermati Jadwal dan Persyaratan
BKPDM telah menetapkan rangkaian pelaksanaan TKA dan Asesmen Nasional jenjang SMA/MA/SMK/MAK Tahun 2026 sebagai berikut:
Jadwal tersebut menjadi pedoman resmi bagi seluruh satuan pendidikan dalam menyusun berbagai persiapan, mulai dari administrasi hingga pelaksanaan teknis di sekolah.
Pelaksanaan TKA dan Asesmen Nasional bukan hanya sekadar agenda evaluasi pendidikan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pemetaan mutu pendidikan nasional. Oleh sebab itu, setiap sekolah perlu memastikan seluruh tahapan persiapan telah diselesaikan tepat waktu.
Mulai dari validasi Dapodik dan EMIS, kesiapan perangkat komputer, jaringan internet, hingga koordinasi antara kepala sekolah, operator, dan proktor harus dilakukan secara optimal. Dengan persiapan yang matang, pelaksanaan asesmen diharapkan berlangsung tertib, objektif, dan mampu menghasilkan data yang akurat sebagai dasar peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.***