Kesehatan
Rahman Abdullah

Jangan Panik! Ini Penyebab Suara Dengung di Telinga yang Sering Muncul Saat Hening

Jangan Panik! Ini Penyebab Suara Dengung di Telinga yang Sering Muncul Saat Hening

13 Juli 2026 | 12:56

Keboncinta.com-- Pernahkah Anda berada di ruangan yang sangat tenang, lalu tiba-tiba mendengar suara dengungan halus seperti "nnggg" atau siulan yang seolah berasal dari sekitar? Banyak orang menganggap fenomena ini sebagai sesuatu yang aneh, bahkan ada yang mengaitkannya dengan hal-hal mistis.

Padahal, dunia medis memiliki penjelasan ilmiah mengenai kondisi tersebut. Suara yang terdengar itu sebenarnya berasal dari dalam sistem pendengaran dan dikenal sebagai tinnitus, kondisi yang cukup umum dialami banyak orang.

Baca Juga: Rahasia Bangunan Kuno Bertahan Ribuan Tahun Mulai Terungkap, Ilmuwan Temukan Cara Baru Membuat Beton Modern Lebih Tahan Lama

Apa Itu Tinnitus?

Tinnitus merupakan kondisi ketika seseorang mendengar suara tertentu tanpa adanya sumber suara dari luar. Bunyi yang muncul bisa berupa dengungan, desisan, siulan, hingga suara berdetak yang hanya dapat didengar oleh penderitanya.

Kondisi ini sering kali muncul setelah seseorang berada di lingkungan dengan suara sangat keras, seperti konser musik, area proyek, atau penggunaan earphone dengan volume tinggi dalam waktu lama. Selain itu, beberapa jenis obat, seperti aspirin, ibuprofen, dan naproxen, juga diketahui dapat memicu munculnya tinnitus pada sebagian orang.

Mengapa Telinga Bisa Berdenging?

Proses mendengar dimulai ketika gelombang suara masuk ke telinga dan diteruskan menuju koklea, yaitu organ berbentuk spiral yang berada di telinga bagian dalam.

Di dalam koklea terdapat sel-sel rambut halus yang berfungsi mengubah getaran suara menjadi sinyal listrik untuk dikirim ke otak. Ketika sel-sel rambut tersebut mengalami kerusakan akibat paparan suara keras atau faktor lainnya, proses pengiriman sinyal menjadi terganggu.

Akibatnya, otak berusaha mengompensasi kekurangan sinyal tersebut dengan meningkatkan aktivitas saraf pendengaran. Aktivitas inilah yang kemudian dipersepsikan sebagai suara dengungan meskipun sebenarnya tidak ada suara dari lingkungan sekitar.

Baca Juga: Pesan Menyentuh Menag Nasaruddin Umar di Harkopnas 2026, Ajak Jadikan Ikhtiar Membangun Indonesia Bernilai Ibadah

Apakah Tinnitus Berbahaya?

Dalam banyak kasus, tinnitus bukanlah kondisi yang membahayakan dan hanya terjadi sementara. Dengungan biasanya akan berangsur menghilang setelah telinga beristirahat dari paparan suara keras.

Namun, pada sebagian orang tinnitus dapat berlangsung dalam waktu lama bahkan terus-menerus. Kondisi yang dikenal sebagai bothersome tinnitus ini dapat mengganggu kualitas hidup karena menyebabkan kesulitan berkonsentrasi, gangguan tidur, rasa cemas, hingga stres.

Jika dengungan berlangsung berkepanjangan atau semakin mengganggu aktivitas sehari-hari, pemeriksaan ke dokter spesialis THT sangat dianjurkan untuk mengetahui penyebabnya.

Bisakah Tinnitus Disembuhkan?

Hingga saat ini belum ada obat yang benar-benar dapat menyembuhkan tinnitus. Namun, berbagai metode dapat membantu mengurangi keluhan yang dirasakan penderita.

Salah satu cara yang cukup efektif adalah menggunakan white noise, yaitu suara latar yang terdiri dari berbagai frekuensi dengan intensitas seimbang sehingga mampu membantu menyamarkan dengungan di telinga.

White noise dapat berupa suara hujan, gemericik air sungai, deburan ombak, suara kipas angin, atau kicauan burung di alam. Suara-suara tersebut membantu otak lebih fokus pada suara eksternal sehingga dengungan akibat tinnitus menjadi tidak terlalu terasa.

Selain itu, menjaga kesehatan telinga dengan menghindari paparan suara keras, menggunakan pelindung telinga saat diperlukan, serta mengatur volume perangkat audio juga menjadi langkah penting untuk mencegah kondisi ini semakin memburuk. 

Baca Juga: Apa Itu Titik Kuantum? Inovasi Peraih Nobel Kimia yang Mengubah Dunia Teknologi

Jangan Abaikan Jika Muncul Terus-Menerus

Meski sering kali tidak berbahaya, tinnitus tetap perlu mendapatkan perhatian apabila muncul berulang, berlangsung lama, atau disertai gejala lain seperti penurunan pendengaran, nyeri telinga, atau pusing.

Pemeriksaan sejak dini dapat membantu dokter menemukan penyebab yang mendasarinya sekaligus menentukan penanganan yang paling sesuai agar kualitas hidup penderita tetap terjaga.

Mendengar suara dengungan saat suasana hening ternyata bukan fenomena mistis, melainkan kondisi medis yang dikenal sebagai tinnitus. Gangguan ini umumnya berkaitan dengan perubahan pada sistem pendengaran, terutama setelah paparan suara keras atau akibat faktor tertentu lainnya.

Walaupun sebagian besar kasus tidak berbahaya, menjaga kesehatan telinga dan segera berkonsultasi dengan tenaga medis apabila keluhan semakin berat merupakan langkah terbaik untuk mencegah dampak yang lebih serius.***

Tags:
Kesehatan Tubuh Telinga Berdenging

Komentar Pengguna