KebonCinta.com - Keliling dan luas lingkaran merupakan dua materi matematika yang sering dipelajari secara bersamaan.
Meskipun sama-sama menggunakan nilai phi atau π, keduanya memiliki pengertian dan rumus yang berbeda.
Tidak sedikit siswa yang keliru menggunakan rumus keliling ketika diminta mencari luas, atau sebaliknya.
Karena itu, memahami perbedaan kedua konsep tersebut penting sebelum mengerjakan latihan soal.
Baca Juga: Mari belajar tentang Unsur-unsur Lingkaran
Keliling lingkaran adalah panjang garis lengkung yang membatasi sebuah lingkaran.
Rumusnya:
K = 2 × π × r
atau
K = π × d
Keliling dinyatakan dalam satuan panjang, seperti sentimeter (cm) atau meter (m).
Luas lingkaran merupakan ukuran seluruh daerah yang berada di dalam batas lingkaran.
Rumusnya:
L = π × r²
Luas dinyatakan dalam satuan persegi, seperti cm² atau m².
Baca Juga: Keliling Lingkaran : Penjelasan dan Contoh Soalnya
Sebuah lingkaran memiliki jari-jari 7 cm. Hitung kelilingnya!
K = 2 × 22/7 × 7
K = 44 cm
Jadi, keliling lingkaran adalah 44 cm.
Dengan jari-jari yang sama, yaitu 7 cm, tentukan luas lingkaran!
L = 22/7 × 7 × 7
L = 154 cm²
Jadi, luas lingkaran adalah 154 cm².
Keliling digunakan untuk mengetahui panjang batas luar lingkaran.
Misalnya, menghitung panjang pita yang dibutuhkan untuk mengelilingi meja bundar.
Sementara itu, luas digunakan untuk mengetahui ukuran permukaan suatu bidang.
Contohnya, menghitung luas permukaan meja berbentuk lingkaran.
Baca Juga: Masih Bingung Menghitung Keliling Lingkaran? Ini Rumus, Cara Menghitung, dan Contoh Soalnya!
Perhatikan kata kunci dalam soal.
Jika pertanyaan berkaitan dengan panjang pagar, tepi, atau lintasan mengelilingi lingkaran, biasanya konsep yang digunakan adalah keliling.
Namun, jika soal membahas permukaan, daerah, atau bidang yang ditutupi, konsep yang digunakan adalah luas.
Dengan memahami perbedaan pengertian dan satuannya, siswa dapat menentukan rumus yang tepat ketika menyelesaikan soal matematika.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir