Memilih Diksi yang Tepat dalam Puisi: Kunci Keindahan dan Kedalaman Makna

Memilih Diksi yang Tepat dalam Puisi: Kunci Keindahan dan Kedalaman Makna

14 Februari 2026 | 20:30

Keboncinta.com-- Memilih diksi yang tepat dalam puisi tentu harus disesuaikan dengan isi dan tema yang diangkat. Mengapa demikian? Karena diksi yang tepat akan memperkuat makna serta menghadirkan keindahan dalam setiap larik puisi. Jika pilihan kata kurang sesuai, puisi yang disampaikan tidak akan terasa menyentuh karena adanya ketidaksinambungan makna. Hal tersebut tentu membuat puisi kehilangan nilai estetikanya.

Lalu, bagaimana cara memilih diksi yang tepat dalam puisi? Caranya sebenarnya cukup sederhana. Pertama, tentukan terlebih dahulu tema puisi secara jelas. Setelah tema ditentukan, susunlah larik-larik puisi dalam beberapa baris. Kemudian, baca kembali larik tersebut dan perbaiki kata-kata yang dirasa kurang tepat atau kurang puitis. Proses membaca ulang ini penting agar puisi menjadi lebih halus dan bermakna.

Dalam menentukan pilihan diksi memang tidak selalu mudah, terutama jika seseorang memiliki keterbatasan kosakata. Oleh karena itu, langkah yang dapat dilakukan untuk memperkaya kosakata adalah dengan banyak membaca karya puisi. Dengan sering membaca, seseorang akan menemukan variasi kata yang lebih indah dan bermakna sehingga dapat membantu dalam menentukan diksi yang tepat.

Berikut contoh perbedaan kata biasa dan diksi yang lebih puitis dalam puisi:

Kata Biasa

Diksi Puisi

Alasan

Sedih

pilu

lebih dalam secara emosional

Pergi

berpulang

lebih halus dan puitis

Ibu

bunda

bernuansa lembut dan emosional

Sunyi

hening

memberi kesan lebih mendalam

Mati

gugur / tiada

lebih indah dan sopan

Menangis

berurai air mata

lebih ekspresif dan imajinatif

Hati sakit

hati yang retak

menggunakan majas/metafora

Malam gelap

malam kelam

lebih puitis dan bernuansa

Kehilangan

direnggut waktu

memberi kesan dramatis

Sendiri

sebatang kara

lebih kuat secara makna

Lelah

letih terkulai

lebih hidup dan visual

Rindu

kerinduan yang mengendap

lebih mendalam dan emosional

Diksi-diksi tersebut biasanya dipilih oleh penulis untuk memperindah puisi. Melalui pilihan kata yang tepat, pesan dalam larik puisi dapat disampaikan secara lebih mendalam dan dapat dikaitkan dengan pengalaman kehidupan sehari-hari pembaca.

Dengan demikian, memilih diksi dalam puisi bukan hanya tentang mengganti kata biasa menjadi kata yang indah, tetapi juga melatih siswa untuk berpikir kritis dalam menyusun puisi berdasarkan pikiran dan perasaan. Proses ini membantu siswa memahami bahwa setiap kata memiliki kekuatan dan makna tersendiri dalam karya sastra.

Tags:
Menulis Puisi Pembelajaran Bahasa Indonesia Kreativitas Siswa Belajar Puisi Diksi Puisi

Komentar Pengguna