Berita
Admin

Menag Ajukan Tiga Usulan Strategis di LPDP, Dorong Beasiswa Lebih Adil dan Inklusif

Menag Ajukan Tiga Usulan Strategis di LPDP, Dorong Beasiswa Lebih Adil dan Inklusif

15 Januari 2026 | 13:28

Keboncinta.com-- Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar mengajukan tiga gagasan strategis dalam Rapat Dewan Penyantun Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) sebagai upaya memperkuat kebijakan beasiswa nasional.

Usulan tersebut meliputi penyesuaian kuota beasiswa berbasis proporsi peserta didik, pengembangan skema double degree untuk Pendidikan Kader Ulama (PKU), serta perluasan dukungan bagi program studi non-eksakta.

Menag menegaskan bahwa jumlah peserta didik di bawah naungan Kementerian Agama sangat besar, mencapai sekitar 12 juta orang. Namun, alokasi beasiswa yang diterima dinilai belum sebanding dengan jumlah tersebut.

Baca Juga: Skema Baru Rekrutmen Guru Disiapkan Pemerintah, Peluang Terbuka bagi Honorer hingga PJLP

“Jika dilihat secara per kapita, porsi beasiswa bagi peserta didik Kementerian Agama masih belum proporsional. Karena itu, ke depan perlu ada penyesuaian kuota yang lebih adil,” ujar Nasaruddin Umar saat rapat di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jakarta, Selasa (13/1/2026).

Usulan kedua yang disampaikan adalah pengembangan skema double degree pada Program Pendidikan Kader Ulama.

Menurut Menag, PKU memiliki daya tarik internasional karena menghasilkan lulusan dengan kompetensi keislaman yang kuat, kemampuan bahasa asing, serta perspektif global.

“Dengan skema double degree, kapasitas lulusan PKU akan semakin meningkat dan pengakuannya di tingkat internasional bisa lebih optimal,” jelasnya.

Baca Juga: Aturan Baru Pendidikan 2026, Begini Perubahan Pembelajaran di Sekolah, Guru harus Tahu!

Selain itu, Menag juga mendorong LPDP untuk memperluas dukungan beasiswa pada bidang non-eksakta.

Ia menilai bahwa program strategis nasional tidak hanya berfokus pada ilmu sains dan teknologi, tetapi juga mencakup kajian keagamaan, moderasi beragama, serta isu kesetaraan gender yang menjadi keunggulan Indonesia.

“Bidang-bidang tersebut memiliki nilai strategis dan relevan dalam konteks global,” tambahnya.

Rapat Dewan Penyantun LPDP ini membahas arah kebijakan dan penguatan program beasiswa nasional ke depan.

Menag berharap ketiga usulan tersebut dapat menjadi pertimbangan penting dalam penyusunan kebijakan selanjutnya.

Baca Juga: Server Sibuk? Dapodik Gagal Registrasi Terus? Ikuti Panduan Lengkap Registrasi Offline Anti Gagal

“Kami berharap kebijakan beasiswa dapat menjangkau seluruh anak bangsa. Pendidikan keagamaan harus mendapatkan ruang yang adil dalam kebijakan nasional,” tegasnya.

Rapat tersebut turut dihadiri Menteri Koordinator PMK Pratikno, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Kepala BRIN Arif Satria, serta Pelaksana Tugas Direktur Utama LPDP Sudarto.***

Tags:
berita nasional kemenag Menag beasiswa lpdp

Komentar Pengguna