Pendidikan
Azzahra Esa Nabila

Menarik Perhatian Audiens di Era Scroll Cepat Tanpa Kehilangan Makna Dakwah

Menarik Perhatian Audiens di Era Scroll Cepat Tanpa Kehilangan Makna Dakwah

11 Juli 2026 | 11:36

Keboncinta.com-- Pernahkah kita membuka media sosial dengan niat mencari satu informasi, tetapi beberapa menit kemudian sudah melewati puluhan video tanpa benar-benar mengingat isinya? Kebiasaan menggulir layar dengan cepat telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat modern. Dalam hitungan detik, seseorang memutuskan apakah sebuah konten layak ditonton atau langsung dilewati. Kondisi ini menghadirkan tantangan baru bagi para pendakwah. Di tengah persaingan berbagai jenis konten yang menghibur, informatif, dan viral, bagaimana pesan-pesan Islam tetap mampu menarik perhatian tanpa kehilangan esensinya?
Perubahan perilaku audiens dipengaruhi oleh derasnya arus informasi di ruang digital. Setiap hari, ribuan konten bersaing untuk mendapatkan perhatian pengguna. Akibatnya, durasi fokus seseorang menjadi semakin pendek. Konten yang mampu menyampaikan pesan secara jelas sejak awal memiliki peluang lebih besar untuk ditonton hingga selesai. Inilah sebabnya banyak dakwah digital kini dikemas dengan pembukaan yang menarik, bahasa yang sederhana, serta visual yang lebih dinamis. Bukan karena isi dakwah harus mengikuti tren semata, tetapi karena cara penyampaiannya perlu menyesuaikan kebiasaan masyarakat agar pesan yang baik tidak tenggelam di antara banyaknya informasi lain.
Namun, menarik perhatian bukan berarti harus mengorbankan kualitas isi. Ada anggapan bahwa agar konten dakwah berhasil, penyampaiannya harus sensasional atau provokatif. Padahal, perhatian yang diperoleh dengan cara seperti itu sering kali hanya bertahan sesaat. Sebaliknya, dakwah yang disampaikan dengan tulus, relevan dengan kehidupan sehari-hari, dan menawarkan solusi atas persoalan nyata justru lebih berpotensi meninggalkan kesan yang mendalam. Audiens masa kini tidak hanya mencari konten yang menarik, tetapi juga membutuhkan informasi yang dapat dipercaya dan memberikan manfaat. Oleh karena itu, kreativitas dalam menyampaikan dakwah perlu berjalan beriringan dengan tanggung jawab menjaga kebenaran pesan.

Tags:
Strategi Pembelajaran Fenomena Remaja Scrolling berlebihan

Komentar Pengguna