Khazanah
Rahman Abdullah

Mengapa Rasulullah Selalu Puasa Senin Kamis? Ini Penjelasan dan Keutamaannya

Mengapa Rasulullah Selalu Puasa Senin Kamis? Ini Penjelasan dan Keutamaannya

29 Juni 2026 | 14:44

Keboncinta.com-- Puasa Senin-Kamis menjadi salah satu ibadah sunnah yang paling dianjurkan dalam Islam. Meski tergolong amalan sederhana, puasa ini memiliki berbagai keutamaan yang luar biasa, mulai dari mengikuti kebiasaan Rasulullah SAW hingga menjadi waktu terbaik ketika amal manusia diangkat kepada Allah SWT.

Tidak hanya bernilai ibadah, puasa Senin-Kamis juga diyakini membawa manfaat bagi kesehatan jasmani dan rohani. Karena itu, banyak ulama menganjurkan umat Islam untuk membiasakan diri mengamalkan puasa sunnah ini secara istiqamah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas iman dan ketakwaan.

Puasa Senin-Kamis merupakan salah satu ibadah sunnah yang dilakukan setiap hari Senin dan Kamis. Jika dijalankan secara rutin selama satu bulan, seorang Muslim akan berpuasa sekitar delapan kali.

Baca Juga: Puasa Senin Kamis Ternyata Punya Keutamaan Luar Biasa, Ini Niat, Waktu, dan Manfaatnya Menurut Hadis

Dalam mazhab Syafi'i, amalan ini termasuk sunnah yang sangat dianjurkan. Para ulama menjelaskan bahwa Rasulullah SAW memberi perhatian khusus terhadap puasa pada kedua hari tersebut karena memiliki banyak keutamaan yang tidak dimiliki hari-hari lainnya.

Syekh Khatib asy-Syirbini menerangkan bahwa Nabi Muhammad SAW sangat menjaga puasa Senin dan Kamis. Hal itu didasarkan pada hadis Rasulullah SAW yang menyebutkan bahwa kedua hari tersebut merupakan waktu diperlihatkannya amal-amal manusia kepada Allah SWT.

1. Menjadi Sunnah yang Selalu Diamalkan Rasulullah SAW

Keutamaan pertama puasa Senin-Kamis adalah karena amalan ini merupakan kebiasaan Rasulullah SAW.

Imam al-Baghawi menjelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW secara konsisten memilih hari Senin dan Kamis untuk berpuasa. Riwayat dari Sayyidah Aisyah RA juga menegaskan bahwa Rasulullah sangat menjaga pelaksanaan puasa pada dua hari tersebut.

Mengikuti kebiasaan Nabi tentu menjadi salah satu bentuk kecintaan seorang Muslim kepada Rasulullah SAW sekaligus harapan memperoleh pahala karena menghidupkan sunnah beliau.

Baca Juga: Mengejutkan! Nama Muhammad Sudah Populer Sebelum Nabi Lahir, Ternyata Ini Alasannya Menurut Sejarah Islam

2. Hari Diangkatnya Amal kepada Allah SWT

Salah satu keutamaan terbesar puasa Senin-Kamis adalah karena pada kedua hari tersebut seluruh amal manusia diperlihatkan kepada Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda:

"Amal-amal diperlihatkan pada hari Senin dan Kamis. Aku senang apabila amalku diperlihatkan dalam keadaan sedang berpuasa." (HR Tirmidzi).

Imam ad-Damiri menjelaskan bahwa amal manusia memang dicatat malaikat setiap siang dan malam. Namun, pada setiap pekan, penyampaian amal kepada Allah dilakukan pada hari Senin dan Kamis. Karena itu, Rasulullah memilih berpuasa agar amalnya diangkat dalam keadaan sedang beribadah.

3. Pintu Surga Dibuka dan Ampunan Allah Dilimpahkan

Hari Senin dan Kamis juga dikenal sebagai waktu dibukanya pintu-pintu surga.

Dalam hadis riwayat Muslim disebutkan bahwa Allah SWT memberikan ampunan kepada hamba-hamba-Nya yang tidak menyekutukan-Nya, kecuali mereka yang masih menyimpan permusuhan dengan sesama Muslim.

Para ulama menjelaskan bahwa dibukanya pintu surga merupakan simbol melimpahnya rahmat, ampunan, dan pahala yang Allah berikan pada hari-hari tersebut. Hal inilah yang menjadikan puasa Senin-Kamis memiliki nilai ibadah yang sangat istimewa.

Baca Juga: Resmi! Kemendikdasmen Panggil 60.896 Guru Ikuti PPG Guru Tertentu 2026 Tahap 2, Cek Jadwal dan Tahapan Wajibnya

4. Hari Kelahiran Rasulullah SAW

Hari Senin memiliki kemuliaan tersendiri karena merupakan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Dalam sebuah riwayat, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa beliau dilahirkan pada hari Senin dan pada hari itu pula wahyu pertama diturunkan kepadanya.

Karena alasan tersebut, banyak ulama menganjurkan umat Islam memperbanyak amal saleh, termasuk berpuasa, sebagai bentuk rasa syukur atas lahirnya Nabi pembawa risalah Islam.

5. Pahala Amal Kebaikan Dilipatgandakan

Imam al-Ghazali menjelaskan bahwa hari Senin dan Kamis termasuk hari-hari istimewa dalam setiap pekan.

Pada hari-hari tersebut, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah dan amal saleh karena pahala kebaikan dilipatgandakan berkat keberkahan waktu yang Allah berikan.

Oleh sebab itu, puasa Senin-Kamis tidak hanya menjadi ibadah sunnah, tetapi juga momentum terbaik untuk meningkatkan kualitas ibadah lainnya, seperti membaca Al-Qur'an, bersedekah, berdzikir, dan memperbanyak doa.

Baca Juga: Publikasi Jurnal WoS Kini Jadi Buruan Dosen, Ternyata Ini 5 Keuntungan Besarnya yang Jarang Diketahui

Amalan Ringan dengan Pahala yang Besar

Puasa Senin-Kamis merupakan ibadah sunnah yang sarat keutamaan. Selain mengikuti sunnah Rasulullah SAW, amalan ini juga bertepatan dengan waktu diangkatnya amal manusia, dibukanya pintu-pintu surga, serta menjadi hari yang penuh keberkahan.

Di samping manfaat spiritual, berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa puasa memberikan dampak positif bagi kesehatan tubuh apabila dilakukan dengan benar.

Karena itu, membiasakan puasa Senin-Kamis dapat menjadi salah satu amalan terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus menjaga kesehatan fisik dan mental.***

Tags:
Khazanah Islam Puasa Sunah

Komentar Pengguna