KebonCinta.com – Kesempatan bagi siswa SMP berprestasi untuk melanjutkan pendidikan di SMA Unggul Garuda kembali dibuka. Pendaftaran peserta didik baru untuk angkatan 2027/2028 resmi dimulai pada 3 Oktober 2026.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menyiapkan generasi muda dengan potensi akademik dan talenta unggul, khususnya pada bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menjelaskan bahwa SMA Unggul Garuda merupakan salah satu program untuk mengembangkan talenta terbaik Indonesia.
Saat ini, program tersebut dikembangkan melalui dua model, yakni SMA Unggul Garuda Transformasi dan SMA Unggul Garuda Baru.
Pada 2026, sebanyak 47 SMA Unggul Garuda Transformasi dan 4 SMA Unggul Garuda Baru telah bergabung. Total 51 sekolah tersebut tersebar di 20 provinsi dan 39 kabupaten/kota.
Pemerintah menargetkan jumlah SMA Unggul Garuda terus bertambah hingga mencapai 100 sekolah pada 2029.
Baca Juga: Peserta TKA dan AN 2026 Meningkat, Hampir 500 Ribu Siswa MA Sudah Terdaftar
SMA Unggul Garuda merupakan sekolah unggulan dengan sistem asrama yang diperuntukkan bagi peserta didik berprestasi.
Karena itu, calon peserta tidak hanya harus memenuhi persyaratan administrasi, tetapi juga wajib sesuai dengan kriteria akademik dan kesiapan mengikuti seluruh program pendidikan.
Untuk angkatan 2027/2028, terdapat sejumlah kriteria umum yang harus dipenuhi.
Calon peserta harus merupakan Warga Negara Indonesia dan saat ini duduk di kelas 9 semester genap SMP, MTs, atau bentuk pendidikan sederajat pada tahun berjalan.
Dari sisi usia, calon siswa harus berusia paling tinggi 21 tahun pada 1 Juli 2027.
Program ini juga memprioritaskan peserta didik berprestasi yang berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi kurang mampu.
Salah satu ketentuan penting yang perlu diperhatikan calon peserta adalah kesediaan untuk ditempatkan di lokasi SMA Unggul Garuda Baru.
Peserta yang dinyatakan lolos harus bersedia tinggal di asrama selama masa pendidikan.
Selain itu, siswa juga diwajibkan mengikuti seluruh rangkaian program pengembangan diri yang telah ditetapkan.
Artinya, calon siswa perlu benar-benar mempertimbangkan kesiapan untuk menjalani sistem pendidikan berbasis asrama sebelum mendaftarkan diri.
Persyaratan akademik menjadi bagian penting dalam proses seleksi.
Calon peserta harus memiliki nilai minimal 85 pada semester 1 hingga semester 4 untuk mata pelajaran:
Selain jalur berdasarkan nilai rapor, calon siswa juga dapat memenuhi kriteria khusus melalui prestasi akademik di bidang STEM yang telah dikurasi Puspresnas dan/atau tercatat dalam SIMT.
Dengan ketentuan tersebut, siswa yang memiliki prestasi akademik dan minat kuat pada bidang STEM memiliki peluang untuk mengikuti proses seleksi.
Jangan sampai gagal hanya karena dokumen belum lengkap. Calon peserta perlu menyiapkan sejumlah berkas sebelum melakukan pendaftaran.
Dokumen yang dibutuhkan meliputi:
1. Rapor SMP
Peserta harus mengunggah hasil pindai rapor SMP untuk setiap semester dalam berkas yang telah ditentukan.
2. Akta kelahiran atau surat keterangan lahir
Dokumen harus diterbitkan oleh pihak yang berwenang.
3. Bukti kepesertaan program keluarga kurang mampu
Dokumen ini dapat berupa bukti PIP, PKH, KKS, DTKS, PPKE, atau program sejenis apabila peserta memilikinya.
4. Kartu Keluarga
5. Surat pernyataan bersedia ditempatkan dan tinggal di asrama sesuai format yang telah disediakan.
Sistem pendidikan SMA Unggul Garuda dirancang untuk mengembangkan siswa berprestasi agar memiliki kesiapan melanjutkan pendidikan tinggi.
Bidang STEM menjadi salah satu fokus pengembangan siswa. Karena itu, kemampuan akademik sekaligus potensi peserta didik menjadi perhatian dalam proses seleksi.
Program ini diharapkan menjadi salah satu jalur pengembangan talenta unggul Indonesia agar siswa tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang kuat, tetapi juga dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Bagi siswa kelas 9 yang memenuhi kriteria, PPDB SMA Unggul Garuda angkatan 2027/2028 menjadi kesempatan yang patut dipersiapkan sejak sekarang.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir