Lifestyle
Vini Dwi Jayati

Punya Banyak Koleksi Novel, tetapi Enggan Meminjamkannya? Ini Alasannya

Punya Banyak Koleksi Novel, tetapi Enggan Meminjamkannya? Ini Alasannya

01 September 2026 | 20:15

Keboncinta.com-- Kamu memiliki banyak koleksi novel, tetapi tidak mau meminjamkannya kepada orang lain? Jangan langsung merasa bersalah atau menganggap diri sendiri pelit. Bisa jadi, ada beberapa alasan yang membuat seseorang memilih untuk tidak meminjamkan novel kesayangannya.

Saat memiliki koleksi novel terbaru, sering kali kita bercerita kepada orang lain tentang buku yang sudah selesai dibaca. Ketika kita merekomendasikan sebuah novel karena ceritanya menarik, tanpa disadari orang lain mungkin akan tertarik untuk meminjamnya.

Lantas, apa saja alasan seseorang enggan meminjamkan novel kepada orang lain?

1. Pembatas buku bisa hilang Bagi sebagian orang, pembatas atau bookmark merupakan bagian penting ketika membaca novel. Bentuknya mungkin sederhana, tetapi keberadaannya sangat membantu untuk menandai halaman terakhir yang dibaca. Masalahnya, ketika novel dipinjamkan, pembatas buku bisa saja hilang atau tertinggal

2. Halaman novel dilipat Ada orang yang terbiasa melipat sudut halaman untuk menandai bagian yang sedang dibaca. Kebiasaan ini mungkin dianggap sepele oleh sebagian orang, tetapi bagi pemilik novel tentu bisa membuat kesal. Pasalnya, halaman yang sudah dilipat akan meninggalkan bekas tekukan.

3. Novel dikembalikan terlalu lama Ketika meminjamkan novel, tentu kita berharap buku tersebut dikembalikan dalam waktu yang tidak terlalu lama. Namun, terkadang novel justru baru dikembalikan setelah berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan. Belum lagi jika kondisi novel sudah berubah. Sampul menjadi lecek, halaman kotor, atau muncul bercak pada bagian tertentu.

4. Dicoret-coret sembarangan Selain melipat halaman, ada juga orang yang suka mencoret atau memberikan tanda pada kalimat yang dianggap menarik. Bagi dirinya, mungkin cara tersebut membuat kegiatan membaca menjadi lebih menyenangkan. Namun, bagi pemilik novel, coretan tersebut bisa menjadi masalah.

5. Novel bisa rusak atau tersobek Kemungkinan terburuk ketika meminjamkan novel adalah buku tersebut mengalami kerusakan. Halaman bisa tersobek, sampul terlipat, terkena air, atau bahkan hilang.

Tidak Meminjamkan Novel Bukan Berarti Pelit

Dari beberapa alasan tersebut, wajar jika ada orang yang memilih untuk tidak meminjamkan novel koleksinya. Bukan karena pelit, tetapi karena ingin menjaga sesuatu yang sudah dibeli dan dirawat dengan susah payah.

Membeli novel juga bukan selalu perkara murah. Harga sebuah novel bisa mencapai sekitar Rp80.000 hingga ratusan ribu rupiah.

Tags:
Novel Koleksi Novel Hobi Membaca

Komentar Pengguna