Ramadan Tanpa Kopi? Dilema Gen Z dan Cara Bijak Menyiasatinya

Ramadan Tanpa Kopi? Dilema Gen Z dan Cara Bijak Menyiasatinya

25 Februari 2026 | 22:36

Keboncinta.com-- Bulan Ramadan menjadi momen istimewa bagi umat Muslim. Namun, bagi sebagian Gen Z, Ramadan juga menghadirkan tantangan tersendiri. Generasi yang terbiasa menjalani aktivitas dengan segelas kopi di tangan ini kini harus menahan kebiasaan tersebut sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.

Bukan hanya soal menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan “ritual” minum kopi yang sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Kopi bukan sekadar minuman, melainkan teman belajar, bekerja, hingga menemani waktu produktif.

Dilema Waktu Minum Kopi

Pertanyaan yang sering muncul adalah: kapan waktu yang tepat untuk minum kopi saat Ramadan?

Jika diminum saat berbuka puasa, ada kekhawatiran sulit tidur di malam hari karena kandungan kafein yang masih aktif di dalam tubuh. Padahal, waktu malam di bulan Ramadan sering dimanfaatkan untuk ibadah tambahan seperti tarawih dan tadarus.

Sementara itu, jika diminum saat sahur, sebagian orang khawatir perut menjadi perih atau tidak nyaman. Apalagi jika dikonsumsi tanpa makanan yang cukup, kopi bisa memicu asam lambung naik pada beberapa orang.

Inilah yang membuat sebagian Gen Z merasa serba salah dalam menentukan waktu minum kopi selama Ramadan.

Menyikapi dengan Tenang dan Bijak

Sebenarnya, dilema ini bisa disikapi dengan tenang. Ramadan adalah momen melatih pengendalian diri, termasuk dalam hal kebiasaan konsumsi kafein. Tubuh pun dapat beradaptasi jika kita memberi waktu dan pola yang tepat.

Beberapa cara bijak yang bisa dilakukan antara lain:

1. Mengurangi frekuensi dan takaran kopi secara bertahap sebelum dan selama Ramadan.

2. Memilih waktu minum kopi saat tidak ada aktivitas berat keesokan harinya, misalnya saat libur bekerja atau akhir pekan.

3. Mengonsumsi kopi setelah makan utama agar lambung tidak kosong.

4. Memilih jenis kopi yang lebih rendah kafein atau mencampurnya dengan susu untuk mengurangi efek asam.

Dengan pengaturan yang tepat, kebiasaan minum kopi tetap bisa dinikmati tanpa mengganggu kualitas ibadah maupun kesehatan.

Ramadan sebagai Momen Mengatur Ulang Kebiasaan

Ramadan sejatinya bukan hanya tentang menahan diri, tetapi juga tentang mengatur ulang pola hidup. Bagi Gen Z, ini bisa menjadi kesempatan untuk mengevaluasi ketergantungan pada kopi dan belajar menjaga energi secara lebih alami melalui pola tidur yang cukup, asupan gizi seimbang, serta manajemen waktu yang baik.

Menahan kopi selama beberapa jam mungkin terasa berat di awal, tetapi justru di situlah letak latihan kesabaran dan pengendalian diri.

Pada akhirnya, Ramadan bukan tentang meninggalkan kebiasaan sepenuhnya, melainkan tentang belajar menempatkannya secara lebih bijak. Dengan sikap tenang dan pengaturan yang tepat, Gen Z tetap bisa menjalani Ramadan dengan produktif tanpa harus merasa kehilangan “teman setia” bernama kopi.

Tags:
Gaya Hidup Sehat Ramadhan 2026 Ngopi saat Puasa Ramadan Produktif Gen Z Lifestyle

Komentar Pengguna