Keboncinta.com-- Tanpa disadari, rasa takut sering ikut duduk di balik berbagai keputusan sehari-hari. Menariknya, rasa takut tidak selalu muncul dalam bentuk yang jelas. Kadang hadir sebagai keraguan, terlalu banyak berpikir, mencari alasan untuk menunda, atau merasa lebih aman dengan keadaan yang sudah dikenal.
Hal ini wajar karena otak manusia cenderung mencari keamanan. Lantas, bagaimana rasa takut bisa begitu memengaruhi pilihan kita?
1. Takut gagal membuat kita memilih aman
Kegagalan sering dianggap sebagai sesuatu yang harus dihindari. Akibatnya, seseorang mungkin memilih tidak mencoba sama sekali agar tidak merasakan kecewa. Padahal, tidak mengambil kesempatan juga memiliki konsekuensi.
2. Takut mengecewakan orang lain
Tidak sedikit keputusan dibuat demi memenuhi harapan keluarga, teman, pasangan, atau lingkungan. Kita mengatakan “iya” meskipun sebenarnya ingin menolak karena takut dianggap egois atau mengecewakan.
3. Takut pada perubahan
Perubahan membawa ketidakpastian. Pindah pekerjaan, memulai usaha, mengakhiri kebiasaan lama, atau mengambil jalan yang berbeda membutuhkan keberanian karena hasilnya belum terlihat.
Rasa takut sebenarnya tidak selalu harus dilawan. Ada kalanya justru memberi sinyal agar kita lebih berhati-hati dan mempertimbangkan risiko dengan matang. Yang perlu diperhatikan adalah ketika rasa takut mulai mengambil alih seluruh keputusan.