Berita
Admin

Temui Menag, Dubes Yaman Bahas Stabilitas Negara dan Nasib Pelajar RI

Temui Menag, Dubes Yaman Bahas Stabilitas Negara dan Nasib Pelajar RI

13 Januari 2026 | 13:02

Keboncinta.com-- Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar menerima kunjungan resmi Duta Besar Republik Yaman untuk Indonesia, H.E. Mr. Saleh Ahmed Balfakeeh, pada Senin (12/1/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) tersebut membahas perkembangan terbaru di Yaman, penguatan hubungan bilateral, serta upaya perlindungan pendidikan moderat bagi ribuan pelajar Indonesia yang menempuh studi di negara tersebut.

Dalam pertemuan itu, Dubes Balfakeeh menyampaikan salam khusus dari Menteri Wakaf Yaman kepada Menteri Agama RI.

Ia juga memaparkan situasi terkini di sejumlah wilayah strategis Yaman, seperti Hadhramout, Mahrah, dan Aden, yang saat ini menjadi perhatian pemerintah setempat.

Menurut Dubes Balfakeeh, Dewan Kepemimpinan Presiden Yaman telah mengambil langkah-langkah strategis untuk merespons dinamika keamanan.

Baca Juga: Transformasi ASN 2026: Kesejahteraan PPPK Diperkuat lewat Skema Kenaikan Gaji Berkala

Pemerintah Yaman, jelasnya, menetapkan status darurat dan melakukan penataan ulang koordinasi dengan koalisi Arab guna menjaga stabilitas kawasan.

Meski menghadapi tantangan internal, Dubes menegaskan bahwa hubungan Yaman dengan Uni Emirat Arab tetap terjaga dengan baik. Langkah-langkah yang diambil pemerintah Yaman disebut bertujuan memperkuat koordinasi regional agar lebih efektif dan terarah.

Ia juga menjelaskan tentang inisiatif dialog selatan–selatan yang diprakarsai Presiden Dewan Kepemimpinan Presiden Rashad Al-Alimi dengan dukungan Arab Saudi.

Dialog tersebut diposisikan sebagai jalur damai untuk menjaga kesinambungan proses perdamaian.

Dalam kesempatan yang sama, Dubes Balfakeeh menyampaikan apresiasi atas sikap dan dukungan Pemerintah Indonesia terhadap pemerintahan Yaman yang sah.

Ia secara khusus menyoroti pernyataan terakhir Kementerian Luar Negeri RI yang dinilai mencerminkan komitmen Indonesia terhadap stabilitas dan perdamaian kawasan.

Baca Juga: Rekrutmen Guru 2026 Berubah Total, Pemerintah Prioritaskan ASN Tetap Demi Kepastian Karier

Dubes Yaman juga menggarisbawahi hubungan historis yang erat antara Indonesia dan Yaman, terutama kontribusi tokoh-tokoh keturunan Yaman dalam penyebaran dan perkembangan Islam di Nusantara.

Sebagai duta besar yang baru bertugas, ia membawa sejumlah agenda untuk memperkuat kerja sama kedua negara, termasuk rencana mengaktifkan kembali komite bersama di bidang investasi, perdagangan, dan ekonomi.

Selain itu, Menteri Luar Negeri Yaman juga direncanakan akan melakukan kunjungan resmi ke Indonesia.

Isu pendidikan menjadi salah satu fokus utama pembahasan, khususnya terkait keberadaan lebih dari 7.000 pelajar Indonesia di Yaman.

Dubes Balfakeeh mengusulkan pembentukan mekanisme bersama untuk pendaftaran dan penempatan mahasiswa Indonesia di lembaga pendidikan Yaman.

Baca Juga: SNBP 2026 Tanpa TKA? Ini Daftar PTN Favorit yang Masih Fokus Nilai Rapor

Ia menekankan pentingnya sistem seleksi yang mengarahkan pelajar Indonesia ke institusi pendidikan yang moderat, kredibel, dan diakui oleh pemerintah Yaman. Langkah ini dinilai krusial untuk mencegah mahasiswa terpapar ajaran ekstrem atau paham radikal.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyambut positif berbagai usulan tersebut. Menurutnya, penguatan kerja sama pendidikan yang berorientasi pada moderasi beragama merupakan kepentingan bersama.

Ia menegaskan kesiapan Kementerian Agama RI untuk memperluas kolaborasi pendidikan yang menanamkan nilai kedamaian, toleransi, dan persaudaraan.

Pertemuan ini menjadi langkah penting dalam mempererat hubungan bilateral Indonesia–Yaman, khususnya di bidang pendidikan keagamaan dan dukungan terhadap stabilitas kawasan.

Baca Juga: Rekrutmen CPNS 2026 Kian Dekat, Pemerintah Siapkan Formasi Besar dan Anggaran Khusus

Kedua pihak sepakat untuk menindaklanjuti berbagai agenda strategis yang telah dibahas demi kemitraan jangka panjang yang saling menguntungkan bagi kedua negara.***

Tags:
politik berita nasional kemenag Menag

Komentar Pengguna