Keboncinta.com-- Memilih pekerjaan, pindah tempat tinggal, melanjutkan pendidikan, memulai usaha, atau mengakhiri sebuah hubungan selalu memiliki konsekuensi. Bahkan keputusan yang terlihat paling aman sekalipun tetap membawa kemungkinan yang tidak dapat diprediksi. Ada hal-hal di luar kendali kita yang baru terlihat setelah keputusan dijalankan.
Lantas, bagaimana seharusnya kita menghadapi keputusan yang tidak pernah benar-benar bebas dari risiko?
1. Kenali Risiko yang Bisa Diperkirakan
Tidak semua risiko harus ditakuti. Sebagian justru bisa dipelajari dan dipersiapkan. Sebelum memilih, kita dapat mempertimbangkan kemungkinan yang paling masuk akal: apa yang mungkin terjadi, apa dampaknya, dan apakah kita memiliki cara untuk mengatasinya.
2. Bedakan Risiko dan Ketakutan
Kadang-kadang, sesuatu terasa berisiko hanya karena kita belum pernah mengalaminya. Takut memulai hal baru, takut dinilai orang, atau takut gagal belum tentu berarti keputusan tersebut buruk.
3. Siapkan Diri untuk Beradaptasi
Pertimbangan yang matang tidak membuat kita bisa mengendalikan seluruh hasil. Karena itu, selain menyiapkan rencana, kita juga perlu menyiapkan diri untuk menghadapi perubahan.
Mengambil keputusan bukan tentang menemukan jalan yang sama sekali tidak memiliki risiko. Yang lebih penting adalah memahami apa yang dipilih, mempertimbangkan konsekuensinya, dan memastikan kita siap menghadapi kemungkinan yang muncul.