keboncinta.com --- Biaya pendidikan terus meningkat dari tahun ke tahun. Agar tidak kewalahan di kemudian hari, orang tua perlu menyiapkan dana pendidikan sejak dini. Salah satu cara paling aman dan populer adalah menabung emas. Nilainya yang stabil dan cenderung naik menjadikan emas pilihan tepat untuk investasi jangka menengah hingga panjang.
Berikut adalah beberapa tips menabung emas untuk dana sekolah anak.
Langkah pertama adalah memperkirakan biaya sekolah anak di masa depan. Misalnya, jika saat ini biaya masuk SD Rp10 juta, dalam 6 tahun ke depan mungkin bisa naik 50–70%. Dari estimasi ini, Anda bisa menghitung berapa gram emas yang perlu dikumpulkan.
Baca juga : Perbandingan Tabungan Pendidikan vs Asuransi Pendidikan
Kini ada banyak pilihan untuk menabung emas, antara lain:
Tabungan emas di Pegadaian
Bank syariah atau digital banking
Platform investasi emas online resmi
Pilih yang aman, terdaftar di OJK, dan memudahkan transaksi jual-beli.
Menabung emas tidak harus langsung dalam jumlah besar. Anda bisa mulai dari 0,1 gram atau setara puluhan ribu rupiah. Yang terpenting adalah konsistensi menabung setiap bulan, sehingga jumlah emas terkumpul sesuai target.
Agar lebih disiplin, gunakan fitur autodebet di bank atau aplikasi tabungan emas. Dengan begitu, tabungan emas akan terisi otomatis tanpa perlu menunggu keinginan menabung.
Baca juga : Perbandingan Tabungan Pendidikan vs Asuransi Pendidikan
Emas yang ditabung untuk pendidikan sebaiknya tidak dijual sebelum waktunya. Buatlah komitmen bahwa emas hanya boleh dicairkan untuk biaya pendidikan, bukan kebutuhan konsumtif.
Untuk hasil maksimal, tabungan emas bisa dikombinasikan dengan instrumen lain seperti tabungan pendidikan atau reksa dana syariah. Diversifikasi ini membuat dana pendidikan anak lebih aman dari risiko.
Baca juga : Investasi yang Cocok untuk Pasangan Baru Menikah
Menabung emas adalah strategi cerdas untuk mempersiapkan dana sekolah anak. Dengan target yang jelas, tabungan emas yang konsisten, serta disiplin dalam mencairkannya, orang tua bisa lebih tenang menghadapi kenaikan biaya pendidikan di masa depan.