Pendidikan
Rahman Abdullah

TKA 2026 Dievaluasi Besar-Besaran, Jadwal Ujian dan Materi Bisa Berubah

TKA 2026 Dievaluasi Besar-Besaran, Jadwal Ujian dan Materi Bisa Berubah

20 Mei 2026 | 10:07

Keboncinta.com-- Pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) 2026 mulai mendapat perhatian serius dari pemerintah setelah muncul berbagai evaluasi dari sejumlah daerah. Salah satu persoalan yang paling banyak disorot ialah durasi pelaksanaan ujian yang dianggap terlalu panjang dan cukup membebani sekolah maupun peserta didik.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengakui bahwa sistem pelaksanaan empat gelombang selama dua pekan menjadi catatan penting yang perlu segera diperbaiki agar pelaksanaan TKA ke depan berjalan lebih efektif.

Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikdasmen, Toni Toharudin, menyebut pemerintah kini tengah menyiapkan skema baru yang lebih sederhana serta mudah diterapkan di berbagai wilayah.

Baca Juga: Cerpen Fabel Kancil dan Siput si Raja Sungai Kecil Karya Adi Singgih Nugraha Ini Menggelitik Perut dan memancing Tawa, Yuk Simak Keseruannya Disini.

Pemerintah Pertimbangkan TKA Hanya Dua Gelombang

Sebagai solusi atas berbagai masukan tersebut, pemerintah sedang mempertimbangkan pengurangan jumlah pelaksanaan ujian menjadi dua gelombang pada setiap jenjang pendidikan.

Penyederhanaan pola ini dinilai dapat membuat proses asesmen lebih efisien, mengurangi beban teknis di sekolah, sekaligus mempermudah akses pelaksanaan di daerah dengan keterbatasan sarana.

Dengan model baru tersebut, diharapkan pelaksanaan TKA tidak lagi memakan waktu terlalu lama sehingga siswa tetap dapat mengikuti proses belajar secara optimal tanpa terganggu jadwal ujian yang berkepanjangan.

Baca Juga: TKA 2026 Resmi Jadi Tolok Ukur Kompetensi Siswa, Apa Dampaknya bagi Masa Depan Pendidikan?

Materi TKA Juga Berpotensi Bertambah

Tak hanya jadwal pelaksanaan, pemerintah juga mulai menyiapkan pengembangan substansi materi ujian secara bertahap.

Dalam evaluasi terbaru, muncul kemungkinan penambahan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) untuk jenjang SD. Sementara pada tingkat SMP, pemerintah mempertimbangkan penambahan IPA dan Bahasa Inggris guna memperluas pengukuran kemampuan akademik siswa.

Penambahan materi ini diharapkan dapat memberikan gambaran kompetensi peserta didik secara lebih menyeluruh, tidak hanya terbatas pada kemampuan dasar literasi dan numerasi.

Baca Juga: TKA 2026 Resmi Jadi Tolok Ukur Kompetensi Siswa, Apa Dampaknya bagi Masa Depan Pendidikan?

Reformasi TKA Diarahkan Lebih Efektif dan Berkualitas

Pemerintah berharap berbagai penyesuaian terhadap TKA 2026 mampu meningkatkan kualitas asesmen pendidikan nasional tanpa menambah beban berlebihan bagi siswa maupun sekolah.

Melalui sistem yang lebih ringkas, materi yang lebih relevan, serta pelaksanaan yang efisien, TKA diharapkan menjadi instrumen evaluasi akademik yang semakin tepat sasaran dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan Indonesia.***

Tags:
pendidikan Tes Kemampuan Akademik Sukses TKA TKA SD

Komentar Pengguna