Beasiswa
Hilmi An Naufal

University of Melbourne Gandeng UGM dan IPB Siapkan Program S2 Dual Degree Bidang Pertanian

University of Melbourne Gandeng UGM dan IPB Siapkan Program S2 Dual Degree Bidang Pertanian

21 Agustus 2026 | 08:32

JAKARTA, KEBONCINTA.COM — University of Melbourne menjalin kemitraan dengan Universitas Gadjah Mada dan IPB University untuk menyiapkan program pendidikan lintas negara di bidang pertanian berkelanjutan.

Melalui rancangan program tersebut, mahasiswa berkesempatan menjalani perkuliahan di Indonesia dan Australia. Skema yang diusulkan adalah satu tahun pertama di UGM atau IPB, kemudian dilanjutkan dengan satu tahun pendidikan di University of Melbourne.

Kemitraan tersebut diumumkan di Jakarta oleh Pro Vice-Chancellor Global University of Melbourne, Profesor Frank Vetere, pada 20 Agustus 2026.

Program ini diharapkan menghasilkan lulusan yang memiliki pengetahuan global mengenai pertanian, agribisnis, teknologi pangan, serta pengembangan sistem pangan yang berkelanjutan.

Kuliah Satu Tahun di Indonesia dan Australia

Dalam model pendidikan yang sedang dipersiapkan, mahasiswa akan menyelesaikan tahun pertama di Indonesia sebelum mengikuti tahun kedua di University of Melbourne, Australia.

Skema tersebut memungkinkan mahasiswa memperoleh pengalaman akademik dari para ahli pertanian di kedua negara. Mahasiswa juga dapat mempelajari tantangan sektor pertanian dari sudut pandang Indonesia dan Australia.

Pengalaman lintas negara diharapkan membantu mahasiswa memahami persoalan ketahanan pangan, pengelolaan lingkungan, perubahan iklim, inovasi pertanian, dan pengembangan industri pangan secara lebih luas.

Meski demikian, rincian mengenai program studi, gelar yang diperoleh, biaya pendidikan, persyaratan pendaftaran, dan waktu penerimaan mahasiswa belum diumumkan secara resmi.

Calon mahasiswa disarankan menunggu informasi lanjutan dari UGM, IPB University, dan University of Melbourne sebelum melakukan pendaftaran atau pembayaran apa pun.

Fokus pada Pertanian Berkelanjutan

Dekan Faculty of Science University of Melbourne, Profesor Moira O’Bryan, menjelaskan bahwa Australia dan Indonesia menghadapi peluang sekaligus tantangan serupa dalam membangun sistem pangan yang tangguh dan berkelanjutan.

Kolaborasi ini mempertemukan kekuatan pendidikan dan penelitian dari ketiga universitas. Lulusan program diharapkan mampu menjadi pemimpin masa depan dalam sektor pertanian di kawasan.

Kemitraan juga menggabungkan keunggulan IPB University dalam bidang pertanian tropis dan agribisnis dengan kekuatan penelitian University of Melbourne.

Sementara itu, UGM memiliki keunggulan dalam teknologi pertanian, teknologi pangan, penelitian, dan inovasi industri berbasis hasil pertanian.

Kemitraan Pertama di Indonesia

Program tersebut menjadi kemitraan pendidikan transnasional formal pertama Faculty of Science University of Melbourne di Indonesia.

Pendidikan transnasional merupakan model kerja sama yang memungkinkan mahasiswa menjalani proses pendidikan pada institusi di lebih dari satu negara.

University of Melbourne menyatakan kerja sama ini dibangun dari hubungan penelitian dan pendidikan yang sebelumnya telah terjalin dengan institusi di Indonesia.

Kemitraan tersebut juga membuka peluang pengembangan kegiatan lain, termasuk penelitian bersama, pertukaran akademik, kolaborasi dosen, dan pengembangan kapasitas mahasiswa.

IPB Perkuat Keahlian Agribisnis

Dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB University, Profesor Irfan Syauqi Beik, menilai kerja sama tersebut sejalan dengan komitmen IPB dalam menghasilkan lulusan pertanian dan agribisnis yang mampu bersaing secara global.

IPB selama ini mengembangkan keahlian dalam pertanian tropis, agribisnis, serta sistem pangan berkelanjutan.

Perpaduan keahlian IPB dan kekuatan penelitian University of Melbourne diharapkan membantu mahasiswa menghadapi persoalan ketahanan pangan dan keberlanjutan yang dihadapi Indonesia.

Selain kemampuan akademik, mahasiswa juga berpeluang mendapatkan pengalaman lintas budaya dan membangun jaringan internasional selama menjalani pendidikan di Australia.

UGM Dorong Inovasi Teknologi Pangan

Dekan Fakultas Teknologi Pertanian UGM, Profesor Eni Harmayani, menyampaikan bahwa perguruan tinggi perlu mempersiapkan lulusan untuk menghadapi tantangan yang semakin kompleks dalam sektor pertanian, teknologi pangan, dan industri agri-food.

Kerja sama dengan University of Melbourne dinilai dapat memberikan akses terhadap pendidikan internasional, pengalaman lintas budaya, dan penelitian kolaboratif.

Kompetensi tersebut dibutuhkan untuk melahirkan generasi baru yang mampu mendorong inovasi sekaligus menjaga keberlanjutan sistem pangan.

UGM juga berharap kemitraan ini berkembang ke bidang penelitian bersama, pertukaran akademik, dan kerja sama jangka panjang yang memberikan manfaat bagi Indonesia dan Australia.

Pendaftaran Belum Diumumkan

Meskipun rancangan model perkuliahannya telah disampaikan, ketiga universitas belum mengumumkan jadwal pembukaan pendaftaran.

Belum tersedia pula keterangan resmi mengenai kuota mahasiswa, persyaratan akademik, kemampuan bahasa Inggris, skema pembiayaan, maupun kesempatan memperoleh beasiswa.

Mahasiswa yang berminat sebaiknya memantau informasi melalui laman resmi University of Melbourne, UGM, dan IPB University.

Masyarakat perlu berhati-hati apabila menemukan pihak yang menawarkan pendaftaran atau meminta pembayaran dengan mengatasnamakan program tersebut sebelum pengumuman resmi diterbitkan.

Tags:
beasiswa

Komentar Pengguna