Internasional
Rahman Abdullah

Zohran Mamdani Catat Sejarah Besar, Terpilih sebagai Wali Kota Muslim Pertama di New York

Zohran Mamdani Catat Sejarah Besar, Terpilih sebagai Wali Kota Muslim Pertama di New York

05 November 2025 | 16:58

Keboncinta.com-- Momen bersejarah tercatat pada 4 November 2025, kota New York memasuki lembaran baru dalam sejarahnya ketika Zohran Mamdani — anggota majelis negara bagian dari Queens — memenangkan pemilihan wali kota dengan lebih dari 50% suara.

Mamdani berhasil mengalahkan mantan gubernur Andrew Cuomo dan kandidat Partai Republik Curtis Sliwa.

Mamdani, usia 34 tahun, membuat sejarah sebagai wali kota pertama Muslim, pertama berketurunan Asia Selatan, dan salah satu yang termuda dalam lebih dari satu abad untuk memimpin Kota New York.

Baca Juga: Melihat Sejarah Samurai, Legenda Pejuang yang Menjadi Simbol Kehormatan dan Keberanian Bangsa Jepang

Kampanye yang dilakukan Mamdani bergantung pada dukungan dari basis pemilih muda dan progresif, dengan isu utama seputar tingginya biaya hidup yang mencakup janji seperti pembekuan sewa untuk unit sewa-terstabilisasi, bus gratis, dan mengenakan pajak lebih tinggi kepada mereka yang berpenghasilan jutaan dolar.

Kemenangan Mamdani bukan hanya kemenangan individu, tetapi juga sinyal perubahan di lanskap politik kota New York khususnya dan Amerika Serikat pada umumnya.

Selanjutnya, kemenagngan Mamdani ini menandai pergeseran dari figur tradisional ke pemimpin yang mewakili suara baru dan inklusif.

Baca Juga: Kemenag Ungkap Nominator Film Islami Terbaik 2025, Siapa yang Akan Menang?

Pada malam kemenangan, Zohran Mamdani menyampaikan bahwa hari itu bukan hanya tentang kemenangan dirinya, melainkan “mandat untuk perubahan progresif” dan “politik yang menjawab kebutuhan banyak orang, bukan hanya segelintir”. 

Kemenangan ini sudah tentu ada tantangan besar menanti di depan. Mulai dari merealisasikan janji-janji kampanye yang ambisius hingga menjembatani kekuatan politik yang sudah mapan di Albany dan kota New York.

Akan tetapi, untuk saat ini, Mamdani menikmati momen historisnya — sebagai simbol harapan bagi komunitas yang selama ini kurang terwakili dan bagi generasi muda yang ingin melihat perubahan nyata di kota New York .***

Tags:
Politik Luar Negri Internasional

Komentar Pengguna