Khazanah
Rahman Abdullah

5 Keutamaan Puasa Senin Kamis yang Jarang Diketahui, Nomor 2 Jadi Alasan Rasulullah Selalu Berpuasa

5 Keutamaan Puasa Senin Kamis yang Jarang Diketahui, Nomor 2 Jadi Alasan Rasulullah Selalu Berpuasa

07 Juli 2026 | 14:35

Keboncinta.com-- Puasa Senin Kamis merupakan salah satu ibadah sunnah yang paling dianjurkan dalam Islam. Meski tidak wajib, amalan ini memiliki keutamaan yang sangat besar karena menjadi kebiasaan Rasulullah SAW sepanjang hidupnya.

Tidak hanya mendatangkan pahala, puasa Senin Kamis juga diyakini menjadi momen terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus menjaga kesehatan tubuh.

Di balik kesederhanaannya, puasa yang dilakukan setiap hari Senin dan Kamis ternyata menyimpan berbagai keistimewaan yang dijelaskan dalam hadis-hadis Rasulullah SAW.

Mulai dari waktu diangkatnya amal manusia hingga terbukanya pintu-pintu surga, semuanya menjadi alasan mengapa umat Islam dianjurkan untuk membiasakan amalan ini secara istiqamah.

Baca Juga: Ahli Nilai Tunjangan Dosen Sudah Tak Relevan, Usul Nominal Baru Capai Rp7,2 Juta

Puasa Senin Kamis, Sunnah Rasulullah yang Sarat Keutamaan

Puasa Senin Kamis merupakan ibadah sunnah yang dikerjakan setiap hari Senin dan Kamis. Dalam satu bulan, seorang Muslim yang menjalankannya secara rutin biasanya akan berpuasa sekitar delapan kali.

Dalam mazhab Syafi'i, puasa ini termasuk sunnah yang sangat dianjurkan. Para ulama menjelaskan bahwa Rasulullah SAW memberikan perhatian khusus terhadap ibadah ini karena kedua hari tersebut memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki hari-hari lainnya.

Syekh Khatib asy-Syirbini menjelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW senantiasa menjaga puasa pada hari Senin dan Kamis berdasarkan hadis yang menyebutkan bahwa pada kedua hari tersebut amal manusia diperlihatkan kepada Allah SWT.

1. Mengikuti Sunnah Rasulullah SAW

Keutamaan pertama dari puasa Senin Kamis adalah karena amalan ini menjadi kebiasaan Rasulullah SAW.

Imam Al-Baghawi menerangkan bahwa Nabi Muhammad SAW secara konsisten berpuasa pada dua hari tersebut. Hal ini juga diperkuat oleh riwayat Sayyidah Aisyah RA yang menyebutkan bahwa Rasulullah sangat menjaga pelaksanaan puasa Senin dan Kamis.

Mengikuti sunnah Rasulullah merupakan bentuk kecintaan seorang Muslim kepada Nabi sekaligus menjadi jalan untuk meraih pahala dan keberkahan.

Baca Juga: Aturan Baru PPPK 2026 Buka Kesempatan Beralih ke Status Penuh Waktu, Simak Ketentuan yang Harus Dipenuhi

2. Hari Diangkatnya Amal kepada Allah SWT

Salah satu keistimewaan terbesar puasa Senin Kamis adalah karena kedua hari tersebut menjadi waktu diangkatnya amal manusia kepada Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda:

"Amal-amal diperlihatkan pada hari Senin dan Kamis. Aku senang apabila amalku diperlihatkan dalam keadaan sedang berpuasa." (HR. Tirmidzi)

Para ulama menjelaskan bahwa meskipun amal manusia dicatat setiap hari oleh malaikat, penyampaian amal secara berkala dilakukan pada hari Senin dan Kamis. Karena itulah Rasulullah memilih berpuasa agar amalnya diangkat dalam keadaan sedang beribadah.

3. Pintu Surga Dibuka dan Ampunan Allah Dilimpahkan

Hari Senin dan Kamis juga dikenal sebagai waktu dibukanya pintu-pintu surga.

Dalam hadis riwayat Muslim dijelaskan bahwa Allah SWT memberikan ampunan kepada hamba-hamba-Nya yang tidak menyekutukan-Nya, kecuali mereka yang masih menyimpan permusuhan terhadap sesama Muslim.

Baca Juga: Awali Tahun Ajaran 2026/2027 dengan Ceria, Kemendikdasmen Siapkan Panduan MPLS TK Berbasis Bermain dan Penguatan Karakter

4. Hari Kelahiran Rasulullah SAW

Hari Senin memiliki kemuliaan tersendiri karena merupakan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Dalam sebuah hadis dijelaskan bahwa Rasulullah dilahirkan pada hari Senin, dan pada hari yang sama wahyu pertama juga diturunkan kepada beliau.

Karena itu, banyak ulama menganjurkan umat Islam memperbanyak amal saleh pada hari Senin, termasuk menjalankan puasa sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat diutusnya Rasulullah SAW sebagai pembawa risalah Islam.

5. Waktu Terbaik Melipatgandakan Amal Kebaikan

Imam Al-Ghazali menjelaskan bahwa hari Senin dan Kamis termasuk waktu yang penuh keberkahan.

Pada kedua hari tersebut, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal ibadah seperti membaca Al-Qur'an, berdzikir, bersedekah, berdoa, dan menjalankan puasa sunnah karena pahala amal kebaikan dilipatgandakan.

Dengan memanfaatkan keberkahan waktu tersebut, seorang Muslim memiliki kesempatan lebih besar untuk meningkatkan kualitas ibadah dan ketakwaannya.

Baca Juga: Batas Akhir 10 Juli 2026, Lulusan SLB yang Diterima Perguruan Tinggi Berpeluang Mendapat Beasiswa Puslapdik

Tidak Hanya Bernilai Ibadah, Juga Baik bagi Kesehatan

Selain memberikan manfaat spiritual, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa puasa yang dilakukan secara benar dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan tubuh. Puasa membantu mengatur metabolisme, memberikan waktu istirahat bagi sistem pencernaan, serta mendukung kesehatan fisik dan mental.

Meski demikian, manfaat kesehatan tersebut hendaknya dipandang sebagai nilai tambah, sementara tujuan utama puasa Senin Kamis tetaplah untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Puasa Senin Kamis merupakan salah satu amalan sunnah yang memiliki banyak keutamaan. Selain mengikuti kebiasaan Rasulullah SAW, ibadah ini dilakukan pada waktu diangkatnya amal manusia, dibukanya pintu-pintu surga, serta hari yang penuh keberkahan.

Baca Juga: Kemenag Siapkan Konten Edukasi Cegah Penyebaran Budaya LGBTQ, Ini Langkah yang Akan Dilakukan

Dengan menjalankannya secara istiqamah, umat Islam tidak hanya berpeluang meraih pahala yang besar, tetapi juga memperoleh manfaat bagi kesehatan jasmani dan rohani.

Karena itu, membiasakan puasa Senin Kamis dapat menjadi salah satu langkah terbaik untuk meningkatkan kualitas iman sekaligus menjaga kebugaran tubuh.

Momentum ini menjadi kesempatan berharga bagi setiap Muslim untuk memperbanyak ibadah, memohon ampunan, dan memperbaiki hubungan dengan sesama.***

Tags:
Khazanah Islam Puasa Sunah Makna Puasa

Komentar Pengguna