KEBONCINTA.COM – Senin, 7 September 2026 – Perkembangan kecerdasan buatan mulai semakin terasa pada perangkat elektronik yang digunakan sehari-hari.
Hal tersebut terlihat dalam ajang IFA 2026 di Berlin, Jerman, ketika Anker Innovations memperkenalkan serangkaian teknologi baru mulai dari pusat kendali rumah berbasis AI, perangkat audio, power bank, sistem keamanan hingga robot pintar.
Salah satu produk yang paling menarik perhatian adalah Anker MindBase.
Perangkat tersebut dirancang menjadi pusat kendali bagi berbagai perangkat rumah pintar.
Berbeda dengan sebagian platform smart home yang sangat bergantung pada layanan cloud, MindBase dirancang agar sejumlah pemrosesan kecerdasan buatan dapat dilakukan secara lokal di rumah pengguna.
Pendekatan tersebut membuat perangkat dapat melakukan analisis dan menyimpan data tanpa selalu harus mengirimkannya ke server internet.
Anker membangun MindBase dengan tiga komponen utama.
Pertama adalah EasyOmni Link yang memungkinkan perangkat Anker maupun produk kompatibel dengan standar Matter terhubung dalam satu sistem.
Kedua adalah TrueSmart Agent.
Sistem tersebut berfungsi sebagai agen AI yang menjalankan berbagai tugas dan mengambil keputusan berdasarkan kondisi perangkat di rumah.
Kemudian terdapat EverSafe Memory yang menyediakan kapasitas penyimpanan lokal yang dapat diperluas hingga 48 TB.
Kapasitas besar tersebut dapat digunakan untuk menyimpan rekaman keamanan, foto, video maupun data rumah tangga lainnya.
MindBase juga dirancang bekerja bersama sejumlah ekosistem smart home populer seperti Apple HomeKit, Amazon Alexa, Google Home dan Home Assistant.
Salah satu penggunaan pertama teknologi ini berada pada sektor keamanan rumah.
Anker memperkenalkan MindBase Security Kit yang menggabungkan pusat AI tersebut dengan sejumlah perangkat keamanan.
Salah satunya adalah TrackLight Cam S1 yang menggunakan kamera 4K.
Ada pula Video Doorbell S4 serta Smart Security Shield.
AI pada sistem tersebut dapat membantu menganalisis rekaman kamera dan mengenali berbagai kejadian tanpa seluruh data harus terus menerus dikirim ke layanan cloud.
Selain teknologi smart home, Anker juga memperlihatkan perkembangan AI pada produk audio.
Chip AI THUS akan digunakan pada beberapa perangkat baru seperti AeroClip 2 Pro, Space 2 Pro, Liberty Buds 2, Sleep 4 dan Sleep 4 Pro.
Di sektor pengisian daya, perusahaan memperkenalkan MagGo Power Bank Pro 2.
Power bank tersebut mendukung pengisian nirkabel Qi2.2 hingga 25 watt dan mempunyai kipas pendingin bawaan.
Kehadiran sistem pendinginan menunjukkan bahwa produsen mulai memberikan perhatian lebih besar terhadap temperatur ketika perangkat melakukan pengisian daya dengan kecepatan tinggi.
Anker juga membawa teknologi robotika untuk kebutuhan rumah tangga.
Robot Vacuum Omni E35 diperkenalkan dengan daya hisap hingga 35.000 Pa.
Perangkat tersebut dirancang untuk membersihkan lantai secara otomatis dengan kemampuan navigasi dan sistem pembersihan yang semakin canggih.
Selain robot pembersih rumah, perusahaan juga memperkenalkan Robot Lawn Mower S2 Max.
Robot tersebut dirancang memotong rumput secara otomatis dan disebut mampu menangani area hingga sekitar 15.000 meter persegi tanpa menggunakan kabel pembatas konvensional.
Teknologi lainnya berada pada sektor energi.
Anker SOLIX Solarbank Max hadir sebagai sistem penyimpanan energi rumah dengan input tenaga surya hingga 10 kW.
Kapasitas baterainya mulai sekitar 7 kWh dan dapat dikembangkan hingga mencapai 42 kWh.
Berbagai inovasi tersebut memperlihatkan perubahan besar dalam arah perkembangan perangkat elektronik konsumen.
AI tidak lagi hanya hadir dalam bentuk chatbot pada komputer atau smartphone.
Kecerdasan buatan mulai masuk ke sistem keamanan, perangkat audio, peralatan kebersihan hingga sistem pengelolaan energi rumah.
Menariknya bagi konsumen Indonesia, beberapa produk yang diperkenalkan Anker dalam IFA 2026 juga direncanakan masuk ke Tanah Air.
Menurut informasi yang disampaikan perusahaan, sejumlah perangkat baru dari kategori charging, audio dan smart home dijadwalkan mulai hadir di Indonesia pada akhir Oktober 2026.
Belum semua perangkat dipastikan akan dijual di Indonesia dan informasi harga masing-masing produk masih perlu menunggu pengumuman lebih lanjut.
Selain memperkenalkan teknologi baru, Anker juga mengumumkan perubahan strategi merek.
Perusahaan akan menyatukan lima mereknya, yakni Anker, eufy, soundcore, SOLIX dan eufyMake di bawah identitas Anker.
Produk nantinya dibagi menjadi dua kelompok utama, yaitu Anker For You dan Anker for Home.
Anker For You mencakup perangkat seperti charging, audio, personal health serta alat kreatif.
Sementara Anker for Home akan mencakup keamanan rumah, robotika dan teknologi energi.
Langkah tersebut menunjukkan Anker ingin berkembang dari perusahaan yang selama ini banyak dikenal melalui charger dan power bank menjadi perusahaan teknologi dengan ekosistem perangkat yang jauh lebih luas.
IFA 2026 sekaligus memperlihatkan bahwa rumah pintar generasi berikutnya kemungkinan tidak hanya berisi perangkat yang terhubung ke internet.
Perangkat-perangkat tersebut akan semakin mampu memahami kondisi, memproses informasi dan menjalankan tugas secara otomatis menggunakan kecerdasan buatan.