Keboncinta.com-- Aplikasi Quran Kemenag versi Android mencatatkan prestasi membanggakan menjelang akhir 2025.
Hingga Desember 2025, aplikasi yang dikembangkan oleh Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) Kementerian Agama ini telah digunakan oleh lebih dari satu juta pengguna di berbagai daerah di Indonesia.
Kepala LPMQ Kemenag, Abdul Aziz Sidqi, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan anugerah dari Allah Swt sekaligus tanggung jawab besar bagi pengelola layanan Al-Qur’an digital.
Menurutnya, kepercayaan umat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan Quran Kemenag.
Baca Juga: Pendaftar Tembus 19 Ribu! STMKG Jadi Sekolah Kedinasan Paling Diburu, Lulus Langsung Jadi ASN BMKG
Ia menegaskan bahwa pengembangan aplikasi tidak hanya berfokus pada keakuratan mushaf dan terjemahan, tetapi juga pada relevansi fitur dengan kebutuhan masyarakat Muslim di era digital.
Berbagai pembaruan telah dihadirkan, seperti mushaf qirā’āt, terjemahan Al-Qur’an dalam sejumlah bahasa daerah, kalender hijriah bulanan, hingga fitur deteksi lokasi otomatis berbasis GPS.
“Quran Kemenag terus kami kembangkan agar mampu memberikan layanan keislaman yang lebih personal, akurat, dan mudah diakses oleh umat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kemenag, Muhammad Ali Ramdhani, menilai pencapaian satu juta pengguna sebagai bukti keberhasilan transformasi digital di lingkungan Kementerian Agama.
Baca Juga: Tak Wajib Postur Ideal! STMKG Boleh Berkacamata dan Tinggi Badan Lebih Rendah, Ini Alasannya
Ia menyebut umat membutuhkan platform Al-Qur’an digital yang resmi, terpercaya, dan mengikuti perkembangan teknologi.
Dengan hadirnya berbagai fitur inovatif, Quran Kemenag kini tidak hanya berfungsi sebagai aplikasi membaca Al-Qur’an, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran yang inklusif dan mencerahkan.
Di akhir tahun 2025, pencapaian ini menjadi momentum refleksi dan rasa syukur. Ke depan, Kementerian Agama melalui LPMQ berkomitmen untuk terus berinovasi dalam pengembangan layanan Al-Qur’an digital, agar Quran Kemenag tetap menjadi pilihan utama umat Muslim Indonesia dalam berinteraksi dengan Kitab Suci.***