Parenting
Rahman Abdullah

Berapa Jam Anak Harus Tidur? Ini Panduan Durasi Tidur Sesuai Usia

Berapa Jam Anak Harus Tidur? Ini Panduan Durasi Tidur Sesuai Usia

28 September 2026 | 21:33

Keboncinta.com-- Pertumbuhan dan perkembangan anak menjadi salah satu perhatian utama setiap orang tua. Selain memastikan kebutuhan makanan dan aktivitas anak terpenuhi, kualitas serta keteraturan tidur juga tidak kalah penting untuk mendukung proses tumbuh kembang.

Anak yang memiliki waktu tidur cukup dan teratur memiliki kesempatan lebih baik untuk mendapatkan waktu istirahat yang dibutuhkan tubuh. Sebaliknya, kebiasaan tidur yang terlalu larut atau jadwal tidur yang berubah-ubah dapat membuat kebutuhan istirahat anak tidak terpenuhi.

Tidur juga berkaitan dengan berbagai proses penting di dalam tubuh, termasuk proses pertumbuhan dan perkembangan otak. Karena itu, orang tua perlu mulai membangun kebiasaan tidur yang sehat sejak anak masih kecil.

Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah membiasakan anak memiliki jadwal tidur malam yang konsisten. Untuk banyak anak, tidur sebelum pukul 21.00 dapat menjadi bagian dari rutinitas malam, terutama jika disesuaikan dengan kebutuhan tidur berdasarkan usia.

Baca Juga: Kisi-Kisi Pendidikan Pancasila TKA 2026, Ini Materi yang Perlu Dikuasai Siswa SMA

Mengapa Tidur Penting bagi Pertumbuhan Anak?

Saat anak tidur, tubuh tidak hanya berhenti melakukan aktivitas. Berbagai proses pemulihan dan perkembangan tetap berlangsung selama anak beristirahat.

Salah satunya berkaitan dengan hormon pertumbuhan yang berperan dalam proses pertumbuhan anak. Pelepasan hormon tersebut berkaitan dengan fase tidur, terutama tidur yang berkualitas.

Apabila anak terlalu sering tidur larut malam atau memiliki jadwal istirahat yang tidak konsisten, waktu tidur yang dibutuhkan tubuh dapat berkurang. Kondisi tersebut pada akhirnya dapat memengaruhi kualitas istirahat anak.

Tidur yang cukup juga mendukung fungsi otak. Anak membutuhkan istirahat untuk membantu proses belajar, mengingat informasi, mengatur emosi, dan menjalani aktivitas sehari-hari.

Karena itu, membangun rutinitas tidur bukan sekadar membuat anak cepat terlelap, tetapi menjadi bagian dari kebiasaan hidup sehat.

Kebutuhan Tidur Anak Berbeda Sesuai Usia

Jumlah waktu tidur yang dibutuhkan anak tidak sama pada setiap tahap perkembangan. Bayi membutuhkan waktu tidur lebih panjang dibandingkan anak usia sekolah.

Baca Juga: Hasil TKA 2026 Kapan Diumumkan? Catat Tanggal dan Cara Cek Nilai Secara Mandiri

Berikut gambaran kebutuhan tidur anak berdasarkan kelompok usia:

Usia Kebutuhan Tidur per Hari
0–3 bulan 14–17 jam
4–11 bulan 12–16 jam
1–3 tahun 11–14 jam
3–6 tahun 10–13 jam
7 tahun ke atas 9–11 jam

Durasi tersebut perlu dipahami sebagai kebutuhan tidur dalam satu hari, termasuk tidur malam dan tidur siang pada kelompok usia yang masih membutuhkannya.

Dengan mengetahui kebutuhan berdasarkan usia, orang tua dapat menyusun jadwal tidur yang lebih sesuai dengan kondisi anak.

Anak Sering Tidur Larut Bisa Mengganggu Rutinitas Keluarga

Kebiasaan tidur anak yang tidak teratur ternyata tidak hanya berpengaruh pada anak. Rutinitas istirahat orang tua juga dapat ikut terganggu.

Anak yang masih aktif hingga larut malam biasanya membuat orang tua harus tetap terjaga untuk menemani atau memastikan anak tidur. Jika kondisi tersebut berlangsung berulang, waktu istirahat orang tua pun dapat berkurang.

Kurangnya waktu tidur dapat membuat seseorang lebih mudah merasa lelah dan kurang bugar. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat mengganggu aktivitas orang tua sehari-hari.

Karena itu, membangun kebiasaan tidur anak secara teratur dapat memberikan manfaat bagi seluruh anggota keluarga.

Bagaimana Cara Membuat Pola Tidur Anak Lebih Teratur?

Membentuk jadwal tidur anak membutuhkan kebiasaan yang dilakukan secara konsisten. Orang tua dapat memulainya dengan mengenalkan perbedaan aktivitas pada siang dan malam hari.

Pada siang hari, anak dapat diarahkan untuk melakukan aktivitas yang sesuai dengan waktunya. Ketika malam tiba, suasana rumah secara bertahap dibuat lebih tenang sebagai tanda bahwa waktunya beristirahat.

Rutinitas yang sama setiap hari dapat membantu anak mengenali waktu tidur. Misalnya, kegiatan seperti mandi, mengganti pakaian, membaca buku, atau melakukan aktivitas santai dapat dijadikan bagian dari persiapan sebelum tidur.

Baca Juga: TKA 2026 SMA Digelar 4 Hari, Ini Jadwal, Mata Pelajaran dan Simulasinya

Perhatikan Waktu Tidur Siang Anak

Tidur siang juga perlu disesuaikan dengan usia dan kebutuhan anak. Pada anak yang masih membutuhkan tidur siang, orang tua dapat mengatur waktunya agar tidak terlalu dekat dengan jam tidur malam.

Tidur siang yang terlalu lama atau dilakukan terlalu sore pada sebagian anak dapat membuat mereka lebih sulit mengantuk ketika malam tiba.

Karena itu, orang tua perlu mengamati kebiasaan masing-masing anak. Jadwal tidur siang dapat disesuaikan sehingga anak tetap memperoleh istirahat yang cukup tanpa mengganggu waktu tidur malam.

Ciptakan Suasana Tenang Menjelang Tidur

Salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan adalah mulai mengurangi aktivitas anak sekitar satu jam sebelum waktu tidur.

Ketika mendekati jam tidur, suasana rumah dapat dibuat lebih tenang. Aktivitas yang terlalu merangsang anak sebaiknya dikurangi agar tubuh dan pikiran mulai bersiap untuk beristirahat.

Orang tua juga dapat membuat rutinitas sederhana yang dilakukan secara berulang setiap malam.

Tags:
Parenting Pola Tidur Tumbuh kembang anak

Komentar Pengguna