Keboncinta.com-- Guru sekolah dasar (SD) kini memiliki peluang lebih luas untuk meningkatkan kemampuan dalam mengajarkan Bahasa Inggris kepada peserta didik. Pengembangan kompetensi tersebut tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan berbahasa, tetapi juga pada keterampilan pedagogik agar proses pembelajaran sesuai dengan usia dan karakteristik anak.
Salah satu program yang dapat menjadi pilihan adalah Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Mengajar Bahasa Inggris (PKGSD-MBI).
Program tersebut dirancang untuk membantu guru SD meningkatkan penguasaan Bahasa Inggris sekaligus mengembangkan kemampuan dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik sekolah dasar.
Baca Juga: AI Makin Digunakan di Sekolah, Ini Kompetensi Digital yang Perlu Dikuasai Guru
PKGSD-MBI mencakup sejumlah aspek yang berkaitan dengan kemampuan bahasa dan keterampilan mengajar. Pengembangan kompetensi tersebut diharapkan dapat membantu guru lebih siap ketika mengajarkan Bahasa Inggris di tingkat sekolah dasar.
Kemampuan berbahasa menjadi salah satu fokus utama dalam program PKGSD-MBI.
Guru SD mendapatkan penguatan kompetensi Bahasa Inggris pada tingkat CEFR A1 dan A2 sesuai dengan kebutuhan pelatihan. Kemampuan dasar tersebut menjadi bekal bagi guru untuk menggunakan Bahasa Inggris dalam aktivitas pembelajaran di sekolah.
Dengan penguasaan bahasa yang lebih baik, guru diharapkan memiliki dasar yang lebih memadai untuk menyampaikan materi kepada siswa.
Penguasaan Bahasa Inggris saja belum cukup untuk mengajarkan bahasa kepada anak-anak. Guru juga perlu mengetahui strategi pembelajaran yang sesuai dengan tahap perkembangan peserta didik SD.
Karena itu, aspek pedagogik turut menjadi bagian dari pengembangan dalam PKGSD-MBI. Guru diarahkan untuk memahami bagaimana pembelajaran Bahasa Inggris dapat dirancang dan diterapkan berdasarkan kebutuhan serta karakteristik siswa sekolah dasar.
Kemampuan tersebut penting agar materi yang disampaikan tidak hanya benar dari sisi bahasa, tetapi juga dapat diterima dan dipahami oleh peserta didik.
Baca Juga: Cara Cek Data DTSEN Pakai NIK KTP secara Online, Ini Langkah dan yang Perlu Diperhatikan
Pembelajaran Bahasa Inggris di tingkat SD perlu dikemas dengan pendekatan yang dapat membuat siswa tertarik untuk mengikuti kegiatan belajar.
Melalui program pengembangan kompetensi, guru didorong untuk mampu menyusun pembelajaran yang efektif, kontekstual, interaktif, dan menyenangkan.
Pendekatan tersebut dapat membantu menciptakan pengalaman belajar yang lebih sesuai dengan dunia anak. Kegiatan yang menarik juga dapat membuat peserta didik lebih aktif terlibat selama proses pembelajaran Bahasa Inggris.
Pengembangan kompetensi guru tidak seharusnya berhenti setelah kegiatan pelatihan selesai. Pengalaman yang diperoleh dapat diterapkan dalam pembelajaran dan kemudian dibagikan kepada rekan sejawat.
Guru dapat berbagi pengalaman mengenai strategi maupun metode yang telah digunakan melalui komunitas atau forum profesional.
Dengan adanya pertukaran praktik baik, pengalaman seorang guru dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan menjadi bahan pembelajaran bagi guru lainnya.
Kebutuhan peningkatan kompetensi guru Bahasa Inggris semakin relevan dengan rencana penerapan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib di sekolah dasar mulai tahun ajaran 2027/2028.
Masa menuju penerapan tersebut membutuhkan persiapan secara bertahap. Salah satu bentuk persiapan yang dilakukan adalah memberikan kesempatan kepada guru untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris sekaligus keterampilan mengajarnya.
Dengan adanya penguatan kompetensi sejak lebih awal, guru memiliki waktu untuk menyesuaikan diri dengan perubahan pembelajaran yang akan diterapkan di jenjang sekolah dasar.
Baca Juga: Simulasi TKA 2026 Bukan Sekadar Latihan, Ini Manfaat yang Perlu Dimaksimalkan Siswa
Selain PKGSD-MBI, guru SD juga memiliki kesempatan mengikuti Capacity Building for Primary School Teachers in English Language Teaching yang diselenggarakan pada September 2026.
Pendaftaran program tersebut berlangsung pada 18–28 September 2026 dengan sasaran guru sekolah dasar.
Kegiatan ini berfokus pada penguatan kemampuan guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran Bahasa Inggris. Kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan guru yang ingin menambah bekal sebelum penerapan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib di SD.
Perubahan arah pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah dasar memberikan kesempatan bagi guru untuk memperkuat kompetensi profesional sejak sekarang.
Baca Juga: Jangan Kaget Lihat Nilai TKA SMA 2026, Angkanya Bisa Sampai 800
Persiapan lebih awal memungkinkan guru mencoba berbagai pendekatan pembelajaran, melakukan evaluasi terhadap metode yang digunakan, serta menemukan strategi yang paling sesuai dengan karakteristik peserta didik.
Dengan meningkatkan kemampuan bahasa sekaligus pedagogik, guru tidak hanya lebih siap menghadapi perubahan pembelajaran, tetapi juga dapat menciptakan pengalaman belajar Bahasa Inggris yang lebih relevan bagi siswa SD.***