Keboncinta.com-- Menjelang dimulainya operasional penerbangan haji tahun 2026, InJourney Airports memastikan seluruh layanan di bandara embarkasi telah siap digunakan. Sebanyak 205.333 calon jemaah dijadwalkan mulai diberangkatkan ke Tanah Suci pada 22 April 2026.
Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R Pahlevi, menyampaikan bahwa kesiapan telah dilakukan secara menyeluruh.
Tidak hanya pada layanan penumpang, tetapi juga pada infrastruktur sisi udara seperti landasan pacu, jalur taxiway, dan apron.
Seluruh fasilitas tersebut telah disesuaikan untuk mendukung operasional pesawat berbadan lebar, seperti Boeing 777 dan Airbus A330, yang digunakan untuk penerbangan jarak jauh menuju Arab Saudi.
Pemerintah menetapkan 14 bandara sebagai embarkasi utama. Beberapa di antaranya adalah Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Juanda, Bandara Kertajati, Bandara Sultan Hasanuddin, hingga Bandara Kualanamu.
Selain itu, terdapat lima bandara yang berfungsi sebagai embarkasi antara, termasuk Bandara Fatmawati Soekarno dan Bandara Pattimura.
Baca Juga: Jadwal CPNS 2026 Belum Diumumkan, Ini Penjelasan Resmi Badan Kepegawaian Negara
Tahun ini juga menjadi momen penting bagi Bandara Internasional Yogyakarta yang untuk pertama kalinya melayani penerbangan haji sejak mulai beroperasi.
Dengan landasan pacu sepanjang 3.250 meter, bandara ini dinilai mampu menunjang penerbangan jarak jauh secara optimal.
Selain kesiapan infrastruktur, pemerintah juga memperluas layanan Mecca Route. Program ini kini tersedia di empat bandara, yaitu Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Juanda, Bandara Adi Soemarmo, dan Bandara Sultan Hasanuddin.
Baca Juga: Gaji PPPK Paruh Waktu Terancam? Ini Solusi BOSP 2026 dan Batas Maksimal Honor
Khusus di Makassar, layanan ini menjadi yang pertama kali diterapkan. Mecca Route memungkinkan proses imigrasi Arab Saudi dilakukan sejak di Indonesia, sehingga mempercepat waktu layanan saat jemaah tiba di Tanah Suci.
Dengan berbagai kesiapan tersebut, InJourney Airports optimistis penyelenggaraan penerbangan haji 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan terkoordinasi dengan baik.
Upaya ini diharapkan mampu memberikan kenyamanan maksimal bagi seluruh jemaah selama proses keberangkatan.***