Keboncinta.com -- Puasa Tarwiyah dan Arafah merupakan amalan sunnah yang sangat dianjurkan pada sepuluh hari pertama bulan Zulhijah. Kedua puasa ini memiliki keutamaan besar, terutama bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. Lalu, kapan puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 dilaksanakan?
Mengetahui jadwal puasa ini penting agar umat Islam dapat mempersiapkan diri dan meraih keutamaan yang dijanjikan oleh Allah SWT.
Puasa Tarwiyah dilakukan pada tanggal 8 Zulhijah, sedangkan puasa Arafah dilaksanakan pada tanggal 9 Zulhijah. Kedua puasa ini menjadi bagian dari amalan utama menjelang Hari Raya Idul Adha.
Dalam buku Buku Pintar Agama Islam karya Abu Aunillah Al-Baijury dijelaskan bahwa sepuluh hari pertama Zulhijah merupakan waktu yang sangat istimewa. Umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah, termasuk puasa sunnah.
Puasa Arafah sendiri bertepatan dengan momen wukuf di Padang Arafah bagi jemaah haji. Namun, puasa ini hanya dianjurkan bagi yang tidak sedang berhaji.
Baca juga : Tahukah Kamu? Ini Kisah Pertemuan Nabi Adam dan Hawa di Arafah
Hingga saat ini, pemerintah belum menetapkan secara resmi awal Zulhijah 1447 H. Penetapan tersebut akan dilakukan melalui sidang isbat menjelang akhir bulan Zulkaidah.
Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia yang diterbitkan Kementerian Agama RI, Hari Raya Idul Adha 1447 H diperkirakan jatuh pada:
Dengan demikian, jadwal puasa sunnahnya adalah:
Meski begitu, umat Islam tetap perlu menunggu keputusan resmi pemerintah untuk memastikan tanggal pastinya.
Pelaksanaan puasa Tarwiyah dan Arafah pada dasarnya sama dengan puasa sunnah lainnya. Perbedaannya hanya terletak pada niat.
Dalam praktiknya, umat Islam dianjurkan untuk:
Baca juga : Kamu Harus Tahu! Ini Hikmah di Balik Rasulullah Menunda Haji
Niat menjadi bagian penting dalam ibadah puasa. Berikut lafal niat yang dapat dibaca:
نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma tarwiyatin sunnatan Lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Saya berniat puasa tarwiyah sunnah karena Allah."
نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma 'arafata sunnatan Lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Saya berniat puasa Arafah sunnah karena Allah."
Puasa Tarwiyah dan Arafah memiliki keutamaan yang sangat besar dalam Islam.
Rasulullah SAW bersabda:
"Tidak ada perbuatan yang lebih disukai Allah SWT daripada perbuatan baik yang dilakukan pada sepuluh hari pertama bulan Zulhijah..." (HR Bukhari, Ahmad, dan Tirmidzi)
Hal ini menunjukkan bahwa puasa di hari-hari tersebut termasuk amalan yang sangat dicintai Allah.
Keutamaan terbesar puasa Arafah adalah penghapusan dosa selama dua tahun, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
"Puasa di hari Arafah menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang." (HR Muslim)
Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 diperkirakan jatuh pada 25 dan 26 Mei 2026, menjelang Idul Adha. Meskipun masih menunggu penetapan resmi, umat Islam sudah dapat mempersiapkan diri untuk melaksanakan amalan sunnah ini.
Dengan keutamaan yang besar, mulai dari pahala berlipat hingga penghapusan dosa, puasa Tarwiyah dan Arafah menjadi kesempatan emas untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.