Kisah Perjalanan Isra Mi’raj dalam Sejarah Islam yang Penuh Keajaiban

Kisah Perjalanan Isra Mi’raj dalam Sejarah Islam yang Penuh Keajaiban

16 Januari 2026 | 11:24

Keboncinta.com-- Isra Mi’raj merupakan salah satu peristiwa paling penting dalam sejarah Islam yang dialami Nabi Muhammad SAW.

Perjalanan luar biasa ini terjadi pada masa awal kenabian, tepatnya sekitar tahun ke-10 kenabian atau tahun 620–621 Masehi, sebelum hijrah ke Madinah.

Peristiwa tersebut berlangsung pada malam hari, sehingga sering disebut sebagai perjalanan spiritual dalam satu malam.

Isra Mi’raj diawali dengan perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsa di Yerusalem.

Baca Juga: Hikmah Isra Mi’raj: Perjalanan Agung Nabi Muhammad SAW yang Sarat Makna Kehidupan

Dalam perjalanan Isra ini, Rasulullah SAW ditemani oleh Malaikat Jibril dan menaiki Buraq. Meski jaraknya sangat jauh, perjalanan tersebut terjadi dalam waktu yang sangat singkat atas kuasa Allah SWT.

Setelah sampai di Masjidil Aqsa, Rasulullah SAW melaksanakan salat dan menjadi imam bagi para nabi terdahulu.

Peristiwa ini menegaskan kedudukan Nabi Muhammad SAW sebagai penutup para nabi dan pembawa risalah terakhir bagi umat manusia.

Baca Juga: Menanti Serdik PPG, Ini Panduan Lengkap Cek Nomor Sertifikat Pendidik

Tahapan Mi’raj kemudian dilanjutkan dengan naiknya Nabi Muhammad SAW ke langit hingga mencapai Sidratul Muntaha. Dalam perjalanan tersebut, beliau bertemu dengan para nabi di setiap lapisan langit.

Pada momen inilah Nabi Muhammad SAW menerima perintah salat langsung dari Allah SWT. Awalnya, salat diwajibkan sebanyak 50 waktu, namun atas kasih sayang Allah SWT, jumlahnya diringankan menjadi lima waktu sehari semalam tanpa mengurangi pahala.

Sejarah Isra Mi’raj bukan hanya mencatat waktu dan kejadian luar biasa, tetapi juga menjadi ujian keimanan bagi umat Islam.

Baca Juga: TKA 2026: Momen Strategis Sekolah Tingkatkan Kompetensi Siswa dan Mutu Pendidikan

Peristiwa ini mengajarkan bahwa kekuasaan Allah SWT tidak terbatas oleh ruang dan waktu, serta menegaskan pentingnya salat sebagai tiang agama.***

Tags:
Khazanah Islam Sejarah Islam Khazanah Isra Mikraj 27 Rajab

Komentar Pengguna