Keboncinta.com-- Salah satu keindahan akhlak Rasulullah ﷺ adalah bagaimana beliau memperlakukan anak-anak. Kasih sayang beliau tidak diajarkan melalui perintah, tetapi melalui teladan hidup yang menyentuh hati. Sikap lembut ini membuat anak-anak merasa dihargai, disayangi, dan dekat dengan beliau.
Rasulullah ﷺ sering kali menunjukkan afeksi secara langsung. Dalam sebuah hadis sahih riwayat Al-Bukhari, diceritakan bahwa beliau mencium cucunya, Hasan bin Ali. Ketika Al-Aqra’ bin Hâbis berkata bahwa ia memiliki sepuluh anak dan belum pernah mencium satu pun dari mereka, Rasulullah ﷺ menjawab: "Barang siapa yang tidak menyayangi, maka ia tidak akan disayangi." (HR. Al-Bukhari)
Ungkapan ini tidak berupa perintah formal untuk mencintai anak, tetapi menjadi pelajaran halus bahwa kasih sayang adalah jalan bagi seseorang untuk mendapatkan rahmat Allah. Dengan kata lain, cinta itu ditularkan, bukan diperintah.
Beliau ﷺ juga sangat peka terhadap perasaan anak-anak. Dalam sebuah hadis sahih riwayat Muslim, Rasulullah ﷺ memperpendek salat ketika mendengar tangisan bayi, karena beliau tidak ingin memberatkan ibunya. Ini menunjukkan bagaimana empati menjadi cara pendidikan yang kuat: anak melihat bagaimana orang dewasa memahami dan menenangkan suasana di sekelilingnya.
Rasulullah ﷺ juga membangun kedekatan emosional melalui sapaan dan perhatian. Anas bin Malik berkata: “Rasulullah adalah manusia yang paling baik akhlaknya. Aku memiliki saudara kecil yang dipanggil Abu ‘Umair. Nabi sering bercanda dengannya…” (HR. Al-Bukhari).
Canda ringan ini adalah bentuk kasih yang melembutkan hati anak tanpa harus memberi instruksi apa pun.
Melalui contoh-contoh ini, Rasulullah ﷺ mengajarkan bahwa pendidikan anak bukan terutama soal perintah, tetapi soal menghadirkan kasih, empati, dan kehangatan. Anak-anak belajar dari apa yang mereka lihat—dan beliau ﷺ menunjukkan bahwa rahmat adalah bahasa universal yang paling mudah dipahami.
Inilah warisan pendidikan Nabi: kasih yang mengalir secara alami, mendidik tanpa menggurui.
Contributor: Tegar Bagus Pribadi