KEBONCINTA.COM – Ribuan lulusan pendidikan keterampilan Indonesia memperoleh peluang memasuki pasar kerja internasional. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mencatat sebanyak 2.883 alumni Program Pendidikan Kecakapan Kerja atau PKK dari 20 Lembaga Kursus dan Pelatihan akan melanjutkan proses penempatan kerja ke berbagai negara.
Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin, menyampaikan bahwa para alumni tersebut akan bekerja di sejumlah negara dengan kebutuhan tenaga terampil.
Bulgaria menjadi negara tujuan terbesar dengan 1.831 orang. Selanjutnya sebanyak 692 alumni menuju Jepang, 212 orang ke Turki dan 76 orang ke Malaysia.
Para lulusan akan bekerja pada berbagai sektor, mulai dari industri manufaktur, garmen, spa dan estetika, perhotelan hingga berbagai bidang jasa pelayanan.
Salah satu peserta adalah Fifayu Zuhara Malelestari yang mengikuti Program PKK Spa Terapis. Ia tengah mempersiapkan diri untuk melanjutkan proses penempatan kerja sebagai terapis spa di Turki.
Program tersebut menunjukkan bahwa pendidikan nonformal dapat menjadi salah satu jalur bagi masyarakat untuk memperoleh kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menilai alumni lembaga kursus maupun SMK yang bekerja di luar negeri tidak hanya berupaya meningkatkan kualitas hidup pribadi, tetapi juga membawa nama Indonesia di negara tempat mereka bekerja.
Karena itu, pelatihan keterampilan tidak cukup hanya membekali kemampuan teknis atau hard skill. Peserta juga perlu memperoleh kemampuan komunikasi, adaptasi dan soft skill yang dibutuhkan ketika memasuki lingkungan kerja.
Kemendikdasmen juga mendorong agar program pelatihan memasukkan unsur kewirausahaan sehingga lulusan tidak hanya dipersiapkan sebagai pekerja, tetapi memiliki kesempatan membangun usaha sendiri.
Peluang kerja internasional menjadi semakin penting karena persaingan tenaga kerja berlangsung lintas negara. Sertifikasi kompetensi, kemampuan bahasa dan pengalaman praktik dapat menjadi nilai tambah bagi lulusan ketika bersaing mendapatkan pekerjaan.
Keberangkatan ribuan alumni PKK tersebut sekaligus menunjukkan bahwa lembaga kursus memiliki peranan penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan dapat bersaing di tingkat global.