Pendidikan
Hilmi An Naufal

President University Perluas Kuliah ke Luar Negeri, Ratusan Mahasiswa Ikuti Program Outbound

President University Perluas Kuliah ke Luar Negeri, Ratusan Mahasiswa Ikuti Program Outbound

19 September 2026 | 16:20

KEBONCINTA.COM – Perguruan tinggi di Indonesia terus memperluas kesempatan mahasiswa memperoleh pengalaman pendidikan internasional.

President University memperkuat program internasionalisasi melalui skema inbound dan outbound yang memungkinkan mahasiswa Indonesia mengikuti kegiatan akademik di universitas luar negeri sekaligus menerima mahasiswa internasional untuk belajar di Indonesia.

Informasi tersebut disampaikan President University dan dipublikasikan pada Sabtu, 19 September 2026.

Sepanjang 2025 hingga 2026, kampus tersebut telah mengirim ratusan mahasiswa mengikuti berbagai program outbound di universitas mitra luar negeri.

Mahasiswa memperoleh kesempatan mengikuti kegiatan pendidikan di berbagai negara, antara lain Austria, China, Italia, Jepang, Kazakhstan, Korea Selatan, Malaysia, Republik Ceko, Singapura, Taiwan, Thailand dan Ukraina.

Beberapa perguruan tinggi tujuan antara lain Seoul National University dan Yonsei University di Korea Selatan, Ritsumeikan Asia Pacific University di Jepang serta University of Padova di Italia.

Program outbound tidak hanya memberikan kesempatan mengikuti pembelajaran di kampus lain.

Mahasiswa juga mendapatkan pengalaman beradaptasi dengan budaya berbeda, memperluas jaringan internasional serta meningkatkan kemampuan komunikasi lintas budaya.

Kemampuan tersebut semakin relevan ketika dunia kerja tidak lagi terbatas pada lingkungan lokal maupun nasional.

Perusahaan dengan jaringan global membutuhkan sumber daya manusia yang mampu berkomunikasi, beradaptasi dan bekerja sama dengan orang dari berbagai latar belakang.

Di sisi lain, President University juga menerima mahasiswa dari Amerika Serikat, Brasil, Korea Selatan, Malaysia, Thailand serta lebih dari 20 negara lainnya melalui berbagai skema inbound.

Kehadiran mahasiswa asing menciptakan lingkungan perkuliahan yang lebih beragam dan memberikan kesempatan kepada mahasiswa Indonesia memperoleh pengalaman internasional tanpa harus selalu pergi ke luar negeri.

President University menyebut mahasiswa dan alumninya berasal dari sekitar 52 negara.

Bahasa Inggris juga digunakan sebagai bahasa pengantar dalam kegiatan akademik.

Kampus memiliki International Office yang membantu mahasiswa dalam berbagai proses program internasional, mulai dari pemilihan universitas tujuan, penyelarasan mata kuliah, pengurusan dokumen hingga persiapan keberangkatan.

Selain program pertukaran, mahasiswa juga dapat memanfaatkan berbagai skema pendanaan maupun beasiswa internasional.

Internasionalisasi pendidikan tinggi diharapkan menjadi salah satu cara mempersiapkan mahasiswa Indonesia menghadapi dunia kerja yang semakin terhubung secara global.

Pengalaman belajar lintas negara tidak hanya memperkuat kemampuan akademik, tetapi juga membentuk kemampuan adaptasi, komunikasi dan jejaring yang dapat menjadi bekal setelah mahasiswa menyelesaikan pendidikan.

Tags:
pendidikan

Komentar Pengguna