Pendidikan
Rahman Abdullah

Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Pemerintah Siapkan Skema Pengangkatan Baru Usai 2026

Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Pemerintah Siapkan Skema Pengangkatan Baru Usai 2026

19 Mei 2026 | 10:13

Keboncinta.com-- Kabar menggembirakan mulai datang bagi ribuan guru non-ASN yang selama ini dihantui ketidakpastian status kerja setelah tahun 2026.

Pemerintah memastikan peluang menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) masih terbuka, meski mekanisme final pengangkatan masih dalam tahap penyusunan.

Sebagai langkah transisi, pemerintah memperbolehkan guru non-ASN tetap menjalankan tugas mengajar di sekolah negeri hingga akhir tahun 2026.

Kebijakan ini diharapkan mampu menjaga stabilitas proses belajar mengajar sembari memberikan ruang bagi pemerintah untuk menyusun kebijakan jangka panjang terkait kebutuhan tenaga pendidik nasional.

Baca Juga: Jangan Panik Kalau Belum Muncul! Ini Cara Cek Hasil Seleksi KOPDES Merah Putih 2026 dan Nilai Minimal Lolos

Di saat bersamaan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama kementerian terkait tengah melakukan pemetaan kebutuhan guru di berbagai daerah. Proses ini menjadi dasar penting dalam menentukan jumlah formasi sekaligus skema pengangkatan guru pada periode berikutnya.

Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru, Nunuk Suryani, mengungkapkan bahwa pemerintah sedang merancang sistem seleksi yang dinilai lebih berpihak kepada guru non-ASN.

Fokus utamanya adalah memastikan kebutuhan riil sekolah tetap terpenuhi tanpa mengabaikan pengalaman para tenaga pendidik yang telah lama mengabdi.

Baca Juga: Puncak Haji Makin Dekat! Cahaya Hijau Menyala di Menara Jam Makkah, Jemaah Langsung Berhenti dan Menatap Langit

Guru Senior dan Bersertifikat Berpeluang Diprioritaskan

Dalam pembahasan bersama parlemen, muncul wacana pemberian prioritas kepada guru non-ASN yang telah memiliki masa pengabdian panjang maupun sertifikasi pendidik. Kelompok ini dinilai telah berkontribusi besar terhadap keberlangsungan pendidikan, khususnya di wilayah yang masih mengalami kekurangan guru.

Sementara itu, guru dengan masa kerja yang relatif baru diperkirakan tetap mengikuti proses seleksi reguler sesuai aturan pengadaan ASN yang berlaku. Kendati demikian, hingga kini pemerintah belum mengumumkan skema final terkait pola pengangkatan tersebut.

Pemerintah menegaskan bahwa pembahasan terus dilakukan agar tercipta kebijakan yang adil, realistis, dan tidak mengganggu kebutuhan pendidikan nasional. Kepastian status bagi guru non-ASN juga menjadi perhatian penting agar kualitas layanan pendidikan di sekolah tetap berjalan optimal.

Baca Juga: Cahaya Hijau dari Menara Jam Makkah Tiba-Tiba Menyala, Ternyata Ini Maknanya

Dengan masih terbukanya peluang menjadi ASN, guru non-ASN diharapkan tetap fokus menjalankan tugas pendidikan sambil menunggu regulasi resmi yang akan diumumkan pemerintah dalam waktu mendatang.***

Tags:
pendidikan Info ASN Guru Non ASN

Komentar Pengguna