Berita
Admin

Cara Mengatasi Rasa Malas pada Gen Z: Bukan Kurang Niat, Tapi Salah Pola

Cara Mengatasi Rasa Malas pada Gen Z: Bukan Kurang Niat, Tapi Salah Pola

05 Januari 2026 | 04:28

Keboncinta.com-- Rasa malas sering kali menjadi keluhan yang banyak dialami Gen Z. Di tengah derasnya arus digital, tuntutan produktivitas, dan tekanan sosial, rasa malas bukan selalu tanda kurangnya motivasi. Banyak faktor yang memengaruhi kondisi ini, mulai dari kelelahan mental hingga kebiasaan hidup yang tidak seimbang.

Salah satu penyebab utama rasa malas pada Gen Z adalah overstimulasi digital. Media sosial, notifikasi tanpa henti, dan konten hiburan instan membuat otak terbiasa dengan kepuasan cepat. Akibatnya, aktivitas yang membutuhkan fokus dan usaha lebih terasa berat dan mudah ditunda.
Kurangnya struktur harian juga berperan besar. Tanpa jadwal yang jelas, hari terasa berjalan tanpa arah dan membuat seseorang kehilangan dorongan untuk bergerak. Rutinitas yang tidak teratur dapat memicu kebiasaan menunda dan memperkuat rasa malas.
Faktor lain yang sering tidak disadari adalah kelelahan mental dan emosional. Tekanan akademik, tuntutan sosial, serta perbandingan diri di media sosial dapat menguras energi psikologis. Dalam kondisi ini, tubuh dan pikiran sebenarnya sedang meminta istirahat, bukan memaksa diri untuk terus produktif.
Untuk mengatasi rasa malas, langkah awal yang efektif adalah memulai dari tugas kecil. Target yang terlalu besar justru membuat Gen Z enggan memulai. Dengan membagi tugas menjadi bagian kecil dan mudah dicapai, otak akan merespons dengan rasa puas yang mendorong produktivitas lanjutan.
Mengatur ulang kebiasaan digital juga sangat penting. Membatasi waktu layar, mematikan notifikasi yang tidak perlu, dan memberi jeda dari media sosial membantu mengembalikan fokus dan energi mental. Waktu yang lebih tenang membuat pikiran lebih siap untuk bekerja dan berkarya.
Selain itu, menjaga keseimbangan gaya hidup tidak boleh diabaikan. Tidur cukup, pola makan seimbang, dan aktivitas fisik ringan dapat meningkatkan energi tubuh secara alami. Kondisi fisik yang baik berpengaruh langsung pada motivasi dan semangat beraktivitas.

Tak kalah penting, Gen Z perlu belajar bersikap lebih ramah pada diri sendiri. Tidak semua hari harus produktif. Mengakui kelelahan dan memberi ruang untuk istirahat justru membantu mencegah burnout dan rasa malas berkepanjangan.

Tags:
Generasi Muda

Komentar Pengguna