Sejarah
Admin

Dimsum Bermula dari Tradisi Minum Teh: Jejak Sejarah Kuliner yang Mendunia

Dimsum Bermula dari Tradisi Minum Teh: Jejak Sejarah Kuliner yang Mendunia

18 Januari 2026 | 09:07

Keboncinta.com-- Dimsum merupakan salah satu hidangan khas Tiongkok yang kini populer di berbagai negara, termasuk Indonesia. Bentuknya kecil, disajikan hangat, dan hadir dalam beragam isian. Namun, tidak banyak yang tahu bahwa dimsum bermula bukan sebagai makanan utama, melainkan sebagai pendamping minum teh.
Dimsum berasal dari wilayah Canton (Guangdong), Tiongkok Selatan, sekitar ribuan tahun lalu. Pada masa itu, para pedagang dan musafir yang menempuh perjalanan panjang di Jalur Sutra sering berhenti di rumah teh (tea house) untuk beristirahat.
Pemilik rumah teh kemudian menyajikan makanan kecil untuk menemani teh, yang dikenal dengan istilah “yum cha” (minum teh). Dari sinilah konsep dimsum lahir. Kata dimsum sendiri berarti “menyentuh hati”, merujuk pada makanan ringan yang cukup untuk mengganjal perut tanpa membuat kenyang berlebihan.
Awalnya, dimsum disajikan secara sederhana, seperti pangsit kukus dan roti isi. Seiring waktu, para juru masak Canton mulai berinovasi dengan:
• Beragam teknik memasak (kukus, goreng, panggang)
• Isian daging, seafood, dan sayuran
• Bentuk dan tampilan yang artistik
Dimsum kemudian berkembang menjadi bagian penting dari budaya kuliner Tiongkok, terutama saat sarapan dan makan siang.

Dimsum tidak hanya soal makanan, tetapi juga interaksi sosial. Tradisi yum cha menekankan kebersamaan, diskusi santai, dan menikmati waktu bersama keluarga atau teman. Hal ini membuat dimsum identik dengan suasana hangat dan kekeluargaan.

Migrasi masyarakat Tiongkok membawa dimsum ke berbagai negara Asia hingga Barat. Di setiap wilayah, dimsum mengalami adaptasi:
• Di Asia Tenggara, rasa disesuaikan dengan lidah lokal
• Di Barat, dimsum sering disajikan sebagai hidangan restoran modern
• Di Indonesia, dimsum populer sebagai jajanan dan menu halal dengan inovasi isian ayam dan sayuran
Meski begitu, teknik dasar dan filosofinya tetap dipertahankan.
Dimsum bermula dari kebiasaan sederhana: menemani secangkir teh. Dari rumah teh kecil di Canton, dimsum berkembang menjadi kuliner global yang dicintai banyak orang. Hingga kini, dimsum tetap membawa nilai kebersamaan, tradisi, dan inovasi dalam satu sajian kecil yang kaya makna.

Tags:
Dimsum Makanan tiongkok Pecinta dimsum

Komentar Pengguna